Kobe Bryant Meninggal Dunia, Anak-Anak Berlutut Panjatkan Doa

Kobe Bryant seharusnya memberi coaching clinic terhadap pebasket muda dan Gianna tampil di Mamba Cup saat helikopter yang mereka tumpangi kecelakaan.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 27 Januari 2020, 13:27 WIB
Kobe Byant tewas dalam kecelakaan helikopter, Minggu (26/1) atau Senin dinihari WIB. (AP Photo/Reinhold Matay)

Liputan6.com, California - Dunia tengah berduka atas kepergian legenda NBA, Kobe Bryant. Mantan pemain LA Lakers tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter, pada Minggu (26/1/2020) atau Senin dini hari WIB. 

Kobe Bryant satu dari sembilan penumpang yang tewas dalam insiden ini. Duka semakin menyayat saat mengetahui, salah seorang putri tercinta, Gianna yang baru berusia 13 tahun juga jadi korban. 

Tidak hanya dunia basket yang berselimut awan kelabu mendengar kabar ini. Tokoh-tokoh dunia bahkan ikut berduka. Mulai dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump hingga Menteri BUMN, Erick Thohir ramai-ramai menyampaikan kesedihannya atas kepergian pemegang lima gelar NBA tersebut. 

Namun yang tidakkalah terpukul tentu saja adalah pebasket-pebasket cilik yang tengah menantikan kehadiran Kobe Bryant dan putrinya, Gianna. Sejak pagi mereka sudah berkumpul di salah satu hall Mamba Sports Academy yang berada di kawasan Thousand Oaks, California, Amerika Serikat.  

Rencananya, Kobe Bryant akan hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan pelatihan singkat. Sementara putrinya, Gianna dijadwalkan bakal bertanding pada turnamen Mamba Cup.

Sayang, nasib bekata lain. Kobe Bryant dan Gianna tidak pernah sampai ke lokasi tersebut. Helikopter yang mereka naiki bersama pilot dan 6 penumpang lainnya, terjatuh di pegunungan Calabasas. 

Tidak ada yang selamat dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dan pilot tewas di lokasi kejadian. 

 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:


Berlutut dan Berdoa

Fans Kobe Bryant berduka saat berkumpul di depan Staples Center, rumah Los Angeles Lakers (26/1/2020). Legenda NBA dan Los Angeles Lakers Kobe Bryant meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Minggu 26 Januari waktu setempat. (AP Photo/Matt Hartman)

Kabar ini pun membuat hall yang tadinya riuh menjadi senyap. Anak-anak dan orang tua serta para staf Mamba Sports Academy larut dalam kesedihan. Mereka kemudian berlutut bersama dan memanjatkan doa bagi Kobe Bryant dan Gianna serta korban-korban lainnya dalam kecelakaan itu.

Suasana ini sempat terekam dan diunggah lewat akun Instagram ktla5news.

Para pebasket muda berlutut sesaat mendengar berita kematian Kobe Bryant (Instagram/ktla5news)

Lanjut Baca:

"Pemain basket belia di @mambasportsacademy di Thousand Oaks serentak berlutut saat mereka mendengar kabar kematian Kobe Bryant pada hari Minggu. Kobe dan putrinya, Gianna, sedang dalam perjalanan bersama tujuh orang lainnya mengalami kecelakaan saat hendak menghadiri turnamen Mamba Cup. Gianna harusnya bermain dan Kobe melatih. Pertandingan Minggu telah dibatalkan."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya