FOTO: Momen Pilu Penyelamatan Gadis dari Serangan Pasukan Suriah

oleh Arnaz SofianDiterbitkan 19 Desember 2019, 18:30 WIB
Momen Pilu Penyelamatan Gadis Tertimpa Bangunan di Suriah
Anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets menyelamatkan seorang gadis yang tertimpa puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah Suriah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib.
Seorang gadis menangis saat anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets berusaha menyelamatkannya dari timbunan puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)
Anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets berusaha menyelamatkan gadis yang tertimpa puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)
Anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets berusaha menyelamatkan gadis yang tertimpa puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)
Anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets berusaha menyelamatkan gadis yang tertimpa puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)
Seorang gadis menangis saat anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets berusaha menyelamatkannya dari timbunan puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)
Anggota Syrian Civil Defence atau White Helmets membawa seorang gadis yang diselamatkan dari timbunan puing bangunan usai serangan udara pasukan pemerintah di Desa Tal Mardikh, Provinsi Idlib, Suriah, Kamis (19/12/2019). Pasukan Suriah kian intens menyerang Idlib. (Omar HAJ KADOUR/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya