Selain Striker MU, 5 Pemain Bola Berbakat Ini Kariernya Hanya Sekejap

Federico Macheda merupakan pemain bola jebolan akademi MU bersama dengan Gerard Pique.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 19 Desember 2019, 20:00 WIB
Mantan striker MU, Federico Macheda. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)

Liputan6.com, Manchester - Masih ingat dengan Federico Macheda? Pemain bola kelahiran Roma, Italia itu sempat digadang-gadang bakal menjadi pemain top, tapi kariernya hanya mengkilap sekejap bersama Manchester United (MU).

Macheda merupakan pemain bola jebolan akademi MU bersama dengan Gerard Pique. Berbeda dengan Pique yang tokcer bersama Barcelona, karier striker yang kini berusia 28 tahun itu hanya bersinar sebentar saja.

Satu dekade lalu, Macheda melakukan debutnya bersama tim senior Setan Merah, sebutan MU. Ketika itu, manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson membuat keputusan yang berani dengan memasukkan Macheda, yang usianya belum genap 18 tahun, dari bangku cadangan kala menghadapi Aston Villa. Padahal, di bench pemain masih ada nama Park Ji Sung.

Perjudian itu terbilang sukses. Pasalnya, Macheda membawa MU menang 3-2 atas Aston Villa. Dia mencetak gol dengan sepakan melengkung ke gawang Aston Villa pada menit ke-90+3.

Sayangnya, itu menjadi satu-satunya cerita heroik Macheda bersama MU. Setelah itu, dia lebih banyak menjadi pemain yang dipinjamkan dan akhirnya terlempar dari skuat Setan Merah pada tahun 2014.

Selain Macheda dari MU, ada lima pemain berbakat lain yang kariernya hanya sekejap. Siapa saja mereka? Simak di halaman selanjutnya.

 

 

Saksikan video pilihan berikut ini:


Djimi Traore

Momen saat Djimi Traore dimainkan Liverpool di laga final Liga Champions 2004/2005 melawan AC Milan. (Bleacher Report)

Kesuksesan Liverpool di peristiwa "Satu malam di Istanbul" sudah tercatat dalam sejarah sebagai kemenangan paling heroik The Reds. Namun tahukah anda, ada Djimi Traore yang ikut menikmati kesuksesan itu meski statusnya sebagai pemain inti tak didapatkannya?

Datang dari Laval yang merupakan klub asalnya, Djimi memperkuat Liverpool selama tujuh musim dari 1999-2006. Semasa di Anfield ia bahkan kerap kali diejek pendukung sendiri karena kerap kali salah posisi. Sebuah nyanyian dari Liverpudlian untuk Traore pun diciptakan dengan lirik:

"Jangan salahkan Igor Biscan, jangan salahkan Steve Finnan, jangan salahkan Dietmar Hamann, salahkan saja Djimi Traore. Dia tidak bisa, tidak bisa, tidak bisa mengontrol kakinya"

Sempat memperkuat klub negara asalnya, AS Monaco dan Marseille dia pensiun di Seattle Sounders, tim MLS.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya