FOTO: Aksi Protes Kabut Asap Pekat di Sydney

oleh Johan FatzryDiterbitkan 17 Desember 2019, 11:00 WIB
Aksi Protes Kabut Asap Pekat di Sydney
Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan.
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)
Aktivis yang terbagung dalam kelompok Red Rebels berunjuk rasa dalam demonstrasi protes iklim di Sydney (15/12/2019). Pengunjuk rasa melakukan aksi di depan landmark Gedung Opera Sydney menuntut pemerintah Australia menanggulangi asap yang menyebabkan masalah kesehatan. (AFP/Wendell Teodoro)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya