FOTO: Suasana Kota Lahore Saat Diselimuti Kabut Tebal

Lahore pada hari Kamis (21/11) menduduki peringkat global untuk kota dengan kualitas udara terburuk dan berbahaya.

oleh Johan Fatzry diperbarui 21 Nov 2019, 18:35 WIB
Kabut Tebal Selimuti Kota Lahore
Lahore pada hari Kamis (21/11) menduduki peringkat global untuk kota dengan kualitas udara terburuk dan berbahaya.
Seorang lelaki menunggang kuda di tengah kondisi kabut asap tebal di Lahore, Pakistan (21/11/2019). Lahore pada hari Kamis (21/11) menduduki peringkat global untuk kota dengan kualitas udara terburuk dan berbahaya. (AFP Photo/Arif Ali)
Permainan kincir terlihat di tengah kondisi asap tebal di Lahore, Pakistan (21/11/2019). Akibat kabut asap tebal penduduk Lahore mengeluh sakit tenggorokan, mata gatal dan penyakit lainnya. (AFP Photo/Arif Ali)
Seorang wanita menjual kelopak mawar di tengah kabut tebal di Lahore (21/11/2019). Kabut asap bukanlah fenomena baru di Pakistan, kabut asap telah mengambil urgensi yang lebih besar tahun ini di tengah semakin buruknya kualitas udara yang khususnya tidak sehat bagi anak-anak. (AFP Photo/Arif Ali)
Kendaraan melintas di tengah kondisi kabut asap yang tebal di Lahore (21/11/2019). Selama kabut tebal pemerintah Pakistan menyarankan warga harus tetap berada di dalam rumah dengan jendela tertutup. (AFP Photo/Arif Ali)
Pengendara motor melintas saat kabut asap tebal di Lahore (21/11/2019). Dokter juga mengatakan orang yang merasakan dampak kabut asap harus minum banyak air, bilas mata mereka setidaknya sekali dalam satu jam, dan memakai masker wajah jika mereka harus bepergian ke luar. (AFP Photo/Arif Ali)
Anak-anak bermain di taman di tengah kondisi asap tebal di Lahore (21/11/2019). Lahore pada hari Kamis (21/11) menduduki peringkat global untuk kota dengan kualitas udara terburuk dan berbahaya. (AFP Photo/Arif Ali)
Pengendara motor mengenakan masker saat kabut asap tebal di Lahore (21/11/2019). Akibat kabut asap tebal penduduk Lahore mengeluh sakit tenggorokan, mata gatal dan penyakit lainnya. (AFP Photo/Arif Ali)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya