Tak Lagi Jadi Santri, Anak Penyebut Prabowo Menteri Kini Bekerja

Setelah salah sebut nama Prabowo sebagai menteri tiga tahun lalu, Muhammad Aska Vikri ternyata tidak lagi menjadi santri karena keterbatasan ekonomi.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 30 Oktober 2019, 14:03 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Viral setelah salah menyebut nama Prabowo sebagai menteri tiga tahun lalu, Muhamad Aska Vikri, ternyata sudah tidak lagi menjadi santri karena keterbatasan ekonomi.

Bahkan, sepeda hadiah dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi digadaikan untuk membantu keluarganya.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (30/10/2019), pada 4 Mei 2016, Presiden Jokowi meminta seorang santri bernama Muhammad Aska Vikri untuk menyebutkan nama-nama menteri di kabinetnya. Vikri pun menjawab Prabowo.

Siapa sangka tiga tahun kemudian, Prabowo menjadi menteri di kabinet Jokowi. Namun siapa sangka juga, tiga tahun kemudian Vikri tak lagi menjadi santri.  

Vikri seharusnya menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah. Namun keterbatasan ekonomi membuatnya terpaksa memilih keluar dan bekerja.  

Selama setahun di rumah, Vikri bekerja di perusahaan tenun rumahan. Namun, ia ingin kembali menjadi santri.  

"Kalau pengen, ini kan jelas viral gara-gara nyebut Prabowo jadi menteri, ternyata benar Prabowo jadi menteri. Saya mulai kepikiran ba'da maulud, saya mau berangkat ke sana lagi, ya dengan alasan begitu banyak orang yang bersimpati kepada saya. Yang pertama saya ucapin terima kasih sebanyak-banyaknya," kata Vikri.

Dulu meski salah mejawab, Vikri tetap mendapatkan sepeda dari Presiden Jokowi. Namun demi menyambung hidup keluarganya, sepeda pemberian presiden digadaikan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya