Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) menghambat laju Liverpool dengan memaksa skor 1-1 pada laga Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (20/10/2019)
Marcus Rashford ('36) mencetak gol MU pada pertandingan yang diwarnai kontroversi video assistant referee (VAR). Liverpool kemudian menyamakan kedudukan melalui Adam Lallana ('85).
Advertisement
The Red Devils kini mengoleksi 10 poin dan menempati peringkat 13. MU juga menjaga rekor tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhir versus The Reds.
Sebaliknya, Liverpool terpeleset untuk pertama kali di Liga Inggris sejak Maret lalu. Bermula kesuksesan menghajar Burnley 4-2, klub Merseyside itu terhenti di 17 kemenangan beruntun. Mereka gagal menyamai rekor Manchester City yang membukukan 18 hasil positif pada periode Agustus hingga Desember 2017.
Liverpool masih memuncaki klasemen sementara lewat raihan 25 poin. Mereka unggul enam angka atas pesaing terdekat sekaligus juara bertahan Manchester City.
* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS
Babak Pertama
Solskjaer melakukan penyesuaian taktik dengan menurunkan tiga bek tengah Victor Lindelof, Harry Maguire, dan Marcos Rojo. Kiper David de Gea yang dilaporkan tidak fit juga tampil. Di kubu Liverpool, Mohammed Salah mengilang akibat cedera. Namun, kiper Alisson Becker kembali beraksi.
Kedua tim kesulitan menciptakan peluang berarti di 15 menit pertama dan hanya bisa mencoba melepas tendangan jarak jauh. Sekali Roberto Firmino lepas dari penjagaan. Sayang tendangannya melambung.
Situasi sama berlanjut di 15 menit berikutnya. MU sesekali mengancam lewat serangan sayap tapi masih bisa dipatahkan pertahanan Liverpool. Sedangkan tim tamu merasakan absennya Salah.
Melalui serangan balik, The Reds mengancam lewat Firmino. Tapi tendangannya terlalu lemah dan mudah diredam De Gea.
Lewat skema serupa, justru MU yang mencatatkan nama di papan skor. Rashford meneruskan umpan James dan membawa timnya memimpin. Liverpool protes karena menganggap Lindelof melanggar Divock Origi sebelum terciptanya gol. Namun, VAR tidak menemukan kesalahan dan mengesahkannya.