Ansu Fati dan Tammy Abraham, Bukti Klub Tak Perlu Beli Pemain Mahal

Ansu Fati dan Tammy Abraham hanya dua diantara pemain muda yang bersinar musim ini. Keduanya juga membuktikan klub tak perlu jor-joran beli pemain mahal.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 16 September 2019, 17:15 WIB
Ansu Fati bersama Antoine Griezmann merayakan gol Barcelona ke gawang Valencia. (AFP/Pau Barrena)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa transfer musim panas sudah berlalu dan nama Ansu Fati atau Tammy Abraham nyaris tak terdengar di permukaan. Barcelona menggunakan jasa Fati karena tidak punya penganti Lionel Messi yang cedera.

Sedangkan Tammy Abraham juga dimaksimalkan Frank Lampard, manajer Chelsea karena timnya disanksi tak boleh beli pemain. Apakah pemain muda itu gagal memenuhi ekspektasi?

Mengejutkan. Ansu Fati dan Tammy Abraham boleh jadi dua nama yang disorot publik saat ini. Fati sudah dua pekan beruntun mencetak gol.

Usianya belum genap 17 tahun dan memang tak ada yang menyangka penampilannya bisa langsung melesat. Namun memang, dia masih butuh pembuktian yang panjang.

Kariernya di Barcelona bisa saja berujung seperti pemain-pemain La Masia lainnya seperti Gerard Delofeu, Denis Suarez, Munir El Hadady,Thiago Alcantara, Marc Cucurela dan Rafinha yang gagal bersaing. Meski begitu, Fati tetap saja jadi harapan bagi Barcelona.

Striker Chelsea, Tammy Abraham, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (31/8). Kedua klub bermain imbang 2-2. (AP/John Walton)

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde bahkan menyebut apa yang dilakukan Ansu Fati sebagai hal yang tidak normal. Dalam pertandingan melawan Valencia, Fati tidak saja cetak gol tapi juga beri assist.

Valverde mengaku terkejut karena dengan usianya yang sangat muda, Ansu Fati berhasil tampil begitu efektif. Pemain berdarah Guinea Bissau ini tampil seperti pemain penuh pengalaman.

"Tak normal bisa mencetak gol dengan sentuhan pertama, memberi assist di sentuhan kedua dan nyaris cetak gol di sentuhan ketiga," kata Valverde seperti dikuti Marca.

"Jadi pemain Barcelona itu tidak bisa langsung jadi. Dia fokus dan bagus. Kami ingin membuat dia tahu levelnya ini agar dia bisa memberi lebih untuk tim ini."

 


Selalu Ada Peluang

1. Tammy Abraham (21 Tahun) - Musim lalu dirinya menjadi predator bagi Aston Villa dengan mencetak 25 gol di ajang Championship League. Dalam empat laga awal bomber asal Inggris ini mampu membuktikan diri dengan mencetak empat gol. (AFP/Ian Kington)

Valverde juga memainkan Carles Perez di pertandingan lawan Valencia. Bahkan produk La Masia Barcelona ini tampil 90 menit untuk Barcelona.

Valverde tipikal pelatih yang suka untuk mengangkat pemain muda. Dia pun mengatakan selalu ada ruang untuk pemain muda di Barcelona.

"Dalam menjalani kompetisi semusim, bakal selalu ada ruang untuk pemain-pemain muda unjuk gigi," kata Valverde.

Lanjut Baca:

"Saat mereka unjuk gigi dan bagus, itu momentum mereka. Fati tampil sangat bagus saat dia main di Barcelona B. Jelas sekali itu berpengaruh untuk kariernya." Terlalu cepat untuk memuji Fati, tapi kehadiran pemain muda La Masia ini jadi sinyal agar Barcelona kembali ke akar. Seperti diketahui, Barcelona sudah jor-joran beli pemain anyar musim panas ini. Mereka menjadi klub kedua di Liga Spanyol dan mungkin Eropa yang paling banyak habiskan uang transfer. Salah satu yang disorot dari Barcelona di bursa transfer yaitu upaya mereka memboyong Neymar. Barcelona bahkan nyaris keluarkan uang 170 juta euro plus Ousmane Dembele sebagai mahar Neymar kembali. Namun transfer itu tak terealisasi. Kini hadirnya Ansu Fati membuat transfer Neymar dipertanyakan, apa masih butuh? Bersinarnya Ansu Fati bahkan membuat Federasi Sepak Bola Spanyol tergiur untuk menaturalisasinya menjadi warga Spanyol. Pelatih Spanyol, Robert Moreno mengakui kemungkinan itu. "Spanyol inginkan pemain terbaik," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya