Liputan6.com, Lhokseumawe: Warga Desa Bukit Makarti, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, baru-baru ini, menolak secara halus bantuan Komando Rayon Militer 011 Liliwangsa. Padahal, TNI hendak membantu membangun kembali rumah warga yang dibakar, April silam [baca: Korban Pengeboman Masih Dirawat di RS Lhokseumawe]. Bahkan, seluruh biaya pembangunan ditanggung TNI. Warga khawatir rumah mereka akan kembali dibakar jika dibangun bersama TNI.
Selain itu, mereka juga tengah menunggu bantuan dari DPRD Tingkat II Lhokseumawe seperti yang dijanjikan beberapa waktu silam. Kendati demikian, warga mau menerima bantuan yang diberikan TNI dalam bentuk uang. Hingga kini, warga Desa Makarti masih bertahan di tempat penampungan pengungsi di Gedung Serbaguna Politeknik Lhokseumawe. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka hanya mengandalkan dari sumbangan pengguna jalan yang dibantu pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Lhokseumawe.(ZAQ/Mohammad Nasier)
Selain itu, mereka juga tengah menunggu bantuan dari DPRD Tingkat II Lhokseumawe seperti yang dijanjikan beberapa waktu silam. Kendati demikian, warga mau menerima bantuan yang diberikan TNI dalam bentuk uang. Hingga kini, warga Desa Makarti masih bertahan di tempat penampungan pengungsi di Gedung Serbaguna Politeknik Lhokseumawe. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka hanya mengandalkan dari sumbangan pengguna jalan yang dibantu pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Lhokseumawe.(ZAQ/Mohammad Nasier)