Gara-Gara Neymar, Barcelona Pernah Bermasalah dengan Youtuber

Seorang Youtuber dituntut ke pengadilan gara-gara mengkritik kebijakan Barcelona menjual Neymar pada 2017, lalu apakah dia dipenjara karena kasus ini?

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 07 September 2019, 09:30 WIB
Fans Barcelona terseret ke pengadilan gara-gara transfer Neymar di 2017 (AFP/Franck Fife)

Liputan6.com, Barcelona- Barcelona diketahui pernah tersinggung dan bermasalah dengan seorang Youtuber bernama Raul Alvarez. Gara-gara mengkritik penjualan Neymar, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu laporkan Alvarez ke polisi pada 2017.

Alvarez, yang menggunakan nama AuronPlay di Youtube, mengkritik Barcelona lewat akun media sosialnya. Setahun kemudian, dia mendapatkan panggilan untuk jalani pengadilan di 2018.

Uniknya, seperti dilansir Marca, Alvarez baru mengungkapkan soal ini sekarang lewat channel Youtube miliknya. Dia posting video dengan judul," Presiden Barcelona laporkan saya."

"Saya bergurau di twitter seperti Neymar mata duitan, Neymar hancurkan hidup saya, Bartomeu resign, Nobita kami datang kepadamu," katanya di video.

Nobita sendiri identik dengan tokoh kartun Jepang yang kerap kesulitan untuk belajar. Tokoh ini juga dikenal pemalas dan gagal di sekolah.

 

Video


Komentar Alvarez

Striker Timnas Brasil Neymar berlatih jelang Copa America 2019. (AFP/Mauro Pimentel)

Alvarez mengaku tak pernah berniat menghina Barcelona. Soalnya dia seorang fans Barcelona.

"Semua ini hanya gurauan. Saya seorang fans Barcelona, pemain yang hengkang tak bisa ambil mimpi saya," katanya.

Bartomeu sendiri laporkan AuronPlay ke polisi karena sudah mengejek Barcelona, Neymar dan sang presiden.

Alvarez menjalani sidang untuk kasusnya pada 2018. Namun hakim memutuskan untuk tidak mempermasalahkan kasus ini jadi kasus formal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya