Warga berjalan di Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Warga Gang Venus harus menggunakan listrik selama 24 jam penuh akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke kawasan mereka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Aktivitas warga Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Penggunaan listrik berlebihan akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke Gang Venus dapat memicu terjadinya kebakaran(merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Anak-anak membeli minuman di salah satu warung yang berada di Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Warga Gang Venus harus menggunakan listrik selama 24 jam penuh akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke kawasan mereka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Warga berjalan di Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Penggunaan listrik berlebihan akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke Gang Venus dapat memicu terjadinya kebakaran(merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Aktivitas warga Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Warga Gang Venus harus menggunakan listrik selama 24 jam penuh akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke kawasan mereka. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Anak-anak berjalan di Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Penggunaan listrik berlebihan akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke Gang Venus dapat memicu terjadinya kebakaran(merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Aktivitas warga Gang Venus, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Penggunaan listrik berlebihan akibat minimnya cahaya matahari yang masuk ke Gang Venus dapat memicu terjadinya kebakaran(merdeka.com/Iqbal Nugroho)