Berangkat ke Vietnam untuk Piala AFF U-18 2019, Timnas Indonesia U-18 Sudah Kompak

Timnas Indonesia U-18 bertolak ke Vietnam dengan optimisme, Sabtu (3/8/2019) siang untuk menjalani turnamen Piala AFF U-18

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 03 Agustus 2019, 20:10 WIB
Striker Timnas Indonesia U-18, Rendy Juliansyah, merayakan gol bersama teman-temannya. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Jakarta Timnas Indonesia U-18 mengakhiri pemusatan latihan di Cikarang dalam rangka jelang Piala AFF U-18 2019, Jumat (2/8/2019). Tim asuhan Fakhri Husaini itu bertolak ke Vietnam pada Sabtu (3/8/2019) dengan rasa optimistis bisa memberikan yang terbaik.

Fakhri Husaini berharap tim asuhannya bisa tetap fit usai pemusatan latihan hingga nanti mulai berkompetisi di Ho Chi Minh, di mana Timnas Indonesia U-18 baru akan mulai bertanding pada Selasa (6/8/2019).

"Persiapan terakhir di Cikarang sudah kami akhiri. Semoga saja mereka tetap fit sampai nanti pertandingan di AFF," ujar Fakhri seperti dilansir situs resmi PSSI.

Timnas Indonesia U-18 akan bertolak ke Vietnam pada Sabtu (3/8/2019) siang dengan menumpang Vietnam Airlines dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Laga perdana yang akan dijalani Rendy Juliansyah dkk. adalah Filipina pada Selasa (6/8/2019).

"Meski ini turnamen resmi internasional pertama bagi kami, optimistis itu ada. Teman-teman saling membantu. Tim ini sudah kompak. Kami yakin dengan pengalaman kami ditempa dalam turnamen lokal dan beberapa uji coba, kami siap," ujar Beckham Putra yang masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-18.


Makin Solid

Sebelum bertolak ke Vietnam, Timnas Indonesia U-18 melakukan serangkaian uji coba, baik di Jawa Timur maupun di Cikarang. Fakhri Husaini pun cukup percaya diri dengan kondisi timnya saat ini.

"Dalam latihan terakhir kami melakukan pemantapan taktik, teknik, fisik, dan mental pemain. Kami akan menjaga penampilan mereka, terutama dari segi fisik dan pematangan taktik yang masih menjadi kelemahan kami dan akan kami coba asah sebaik mungkin, terutama set-piece dari sepak pojok," ujar Fakhri.

"Dari sisi pertahanan sudah tak ada lagi masalah, mungkin soal penyelesaian akhir karena ada beberapa peluang yang masih terbuang percuma saat uji coba. Namun, ada hal positif dalam laga itu, di mana akhirnya ada gol dari set-piece," lanjutnya.

Fakhri pun menegaskan tim pelatih berperan penting terhadap perkembangan para pemain yang akan berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik di Vietnam. Hal tersebut sudah berjalan dengan baik hingga tim makin kompak.

Lanjut Baca:

"Kami menempatkan diri sebagai orang tua, sebagai teman, dan sebagai mitra mereka. Kami juga berusaha untuk bisa terus memahami dan membentuk kejiwaan anak-anak. Alhamdulilah makin hari kekompakan tim makin solid."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya