Liputan6.com, Bandung - Sebanyak 24 atlet belia yang mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 yang digelar di GOR KONI, Bandung, melangkah ke tahap final seleksi di Kudus. Para peserta yang lolos dan mendapat Super Tiket merupakan atlet belia putra dan putri dari kelompok U-11 dan U-13, yang melampaui dua pertandingan dengan meraih hasil kemenangan di tahap turnamen.
Pada hari terakhir kompetisi, Selasa (30/7/2019), 48 atlet berjuang mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk meraih super tiket dan kesempatan meraih beasiswa bulu tangkis.
Advertisement
Selain itu ada pula yang mendapatkan Super Tiket pilihan tim pencari bakat. Mereka merupakan pemain pilihan bertalenta istimewa berdasarkan pengamatan tim pencari bakat yang dipimpin legenda bulu tangkis Christian Hadinata.
"Bagi adik-adik yang berhasil mendapatkan Super Tiket, tetaplah berlatih, pacu semangat dan motivasi agar bisa bermain lebih baik lagi. Terlebih di Final Audisi akan bertemu dengan lawan-lawan yang lebih berat," kata Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi.
Sementara yang belum berhasil di Audisi Umum yang digelar PB Djarum di Bandung, lanjut Fung, jangan lantas kecewa lalu menganggap gagal diri. Sebab masih ada kesempatan di kota-kota lainnya.
"Perlu diingat bahwa jatuh bangun merupakan bagian dari perjalanan para legenda bulu tangkis Indonesia untuk meraih prestasi yang lebih baik," ujarnya.
Ajarkan Sportivitas pada Anak
Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan mengatakan, program Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis tidak hanya semata upaya pencarian bibit berbakat dan regenerasi bulu tangkis.
Lebih dari itu, menurut Budi, Audisi Umum mendorong anak untuk berkompetisi dan mengenal nilai-nilai sportivitas di dalamnya sejak usia dini. Dengan berkompetisi, anak-anak akan belajar menerima kekalahan dan kemenangan.
"Audisi Umum menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar tentang bagaimana berkompetisi. Mereka diajak untuk mengenal sportivitas dalam berolahraga sejak dini. Tidak hanya untuk menjadi seorang atlet, namun nilai-nilai universal ini kelak bermanfaat ketika mereka dewasa nanti," katanya.
Tim pencari vakat yang terdiri dari para legenda bulu tangkis dan pelatih PB Djarum, lanjutnya, selalu memotivasi dan memberikan inspirasi bagi para peserta untuk tidak patah semangat ketika kalah dan tidak jumawa jika menang.