Teks Sumpah Prajurit Berubah, Hendropriyono: Mana yang Benar?

Hendropriyono mengatakan, sumpah prajurit tidak tiba-tiba tercipta tanpa ada dasar dan latar belakang.

oleh Nanda Perdana Putra diperbarui 21 Jun 2019, 16:21 WIB
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono di The Darmawangsa, Jakarta, Jumat (21/6/2019). (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menyinggung sejumlah perubahan yang terjadi di tubuh TNI. Khususnya terkait tekstual sumpah prajurit yang berubah.

"Kami dulu, yang masih aktif (prajurit sekarang) banyak yang beda. Banyak yang aneh-aneh, selain undang-undangnya beda, undang-undangnya juga ganti, sumpah prajuritnya juga berubah," tutur Hendropriyono di The Dharmawangsa Jakarta, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).

Hendropriyono tampak merasa kurang puas dengan perubahan itu. Untuk itu, dia pun membacakan sumpah prajurit pada masanya bersama seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara silaturahmi purnawirawan ABRI.

"Ini (sumpah prajurit) benar atau salah, yang berubah atau yang aslinya yang salah. Masa asli bisa salah, jadi supaya kita mengingat kembali yang aslinya. Jadi silakan dimodifikasi, tapi jiwanya itu harus tetap ada. kira-kira itu," jelas dia.

Terlebih, sumpah prajurit tidak tiba-tiba tercipta tanpa ada dasar dan latar belakang. Maka dari itu pula tidak serta merta dapat diubah.

"Juga ada flash back, suatu cerita bagaimana lahirnya sumpah prajurit, yang bukan begitu saja di masa-masa yang berubah diganti. Tunggu dulu itu siapa yang buat, kecuali yang ganti yang buat. Yang buat kan sudah tidak ada, atau paling tidak yang satu level lah," Hendropriyono menandaskan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya