Jakarta Manchester United (MU) tengah mencari kiper pada bursa transfer musim panas tahun ini. Nantinya, penjaga gawang tersebut bakal menggantikan posisi David De Gea di bawah mistar.
Performa De Gea tengah menjadi sorotan pada musim ini. Kerap melakukan blunder, kiper Timnas Spanyol itu dianggap sebagai penyebab buruknya performa Manchester United.
Advertisement
Pada musim 2018-2019, David De Gea tampil dalam 47 pertandingan dan kebobolan 63 gol. Dari 47 laga tersebut, penjaga gawang 28 tahun itu juga hanya mencatatkan 10 clean sheet.
Akibatnya, The Red Devils gagal meraih satu pun gelar juara pada musim 2018-2019. MU finis di posisi enam klasemen akhir Premier League, terhenti pada putaran ketiga Piala Liga Inggris, dan kandas pada perempat final Piala FA serta Liga Champions.
Situasi tersebut membuat Manchester United dikabarkan siap menjual De Gea pada bursa transfer musim panas tahun ini. Paris Saint-Germain disebut-sebut siap menampung David De Gea.
Nantinya, dana hasil penjualan De Gea akan digunakan untuk mendatangkan kiper yang tak kalah jauh berkualitas. Lantas, siapa saja kiper buruan MU pada awal musim depan? Berikut ini adalah ulasannya:
Jan Oblak (Atletico Madrid)
MU sudah sejak lama kepincut dengan kiper Timnas Slovenia ini. Berhasil mencatatkan 117 clean sheet dari 208 pertandingan diseluruh ajang bersama Atletico Madrid, membuat The Red Devils ingin memboyong Oblak ke Old Trafford.
Kans Manchester United mendapatkan tanda tangan sang kiper cukup besar. Pasalnya, Jan Oblak mengaku sebagai pendukung Manchester United ketika masih berusia muda.
Akan tetapi, Atletico Madrid tidak akan begitu saja melepas Oblak ke MU. Apalagi, Jan Oblak masih terikat kontrak bersama Atletico hingga 30 Juni 2023.
Andre Onana (Ajax Amsterdam)
Pemain 23 tahun tersebut mencuri perhatian pada musim ini. Berkat kontribusinya di bawah mistar gawang, Ajax berhasil menjuarai Eredivisie Belanda dan KNVB Cup 2018-2019.
Bukan hanya itu, dia juga membantu de Godenzonen lolos hingga ke semifinal Liga Champions. Namun, Ajax gagal lolos ke final setelah kalah agresivitas gol tandang dari Tottenham Hotspur (agregat 3-3).