Makna Idul Fitri Bagi Gelandang Borneo FC

Gelandang Borneo FC, Asri Akbar, memaknai Hari Raya Idulfitri untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik.

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 06 Jun 2019, 10:55 WIB
Asri Akbar, Pusamania Borneo FC. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Jakarta Pemain Borneo FC, Asri Akbar, memaknai lebaran dengan bijak. Gelandang berusia 35 tahun itu ingin kembali ke fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Asri Akbar menyuarakan pesan penting dalam memaknai Idul fitri. Menurut dia, Idul fitri tak sekadar hanya baju dan sepatu baru, namun harus ada sesuatu yang baju juga terjadi dalam kepribadian.

"Setelah menjalani puasa Ramadan, di hari yang fitrah ini sebenarnya bukanlah tentang baju atau sepatu yang baru. Akan tetapi, sesungguhnya yang baru itu ada dalam diri kita," kata Asri Akbar dalam keterangan foto yang diunggahnya di Instagram, Rabu (5/6/2019).

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Mohon maaf lahir dan batin," ujar eks pemain Persija Jakarta itu.

Dalam foto yang diunggahnya itu, gelandang Borneo FC itu diketahui merayakan lebaran bersama keluarganya. Bersama istri dan tiga putrinya, Asri Akbar kompak berbusana serba berwarna merah.

Namun, Asri Akbar tak bisa berlama-lama merayakan Idulfitri tahun ini. Sehari setelah Idulfitri, sang pemain harus bertolak ke Yogyakarta untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Borneo FC.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya