Liputan6.com, Medan Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-57 RI di Medan, Sumatra Utara, juga tak luput dari insiden peledakan. Sabtu (17/8) pukul 05.15 WIB, sebuah granat meledak sekitar 1,5 meter di depan pintu utama Hotel ASEAN, Jalan Haji Adam Malik. Meski tak menimbulkan korban jiwa, ledakan keras menghancurkan pintu kaca utama dan membuat kaca lainnya retak-retak. Insiden ini terjadi lebih dulu tiga jam dari musibah serupa yang terjadi di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam yang mencederai 13 orang [baca: Bom Meledak di Aceh Menjelang Upacara Kemerdekaan].
Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, granat yang meledak di depan Hotel ASEAN diduga dilempar dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Menurut Kepala Kepolisian Kota Besar Medan Komisaris Polisi Badrodin Haiti, granat tersebut berjenis nanas. Untuk segera mengungkap kasus tersebut, Badrodin mengaku masih mengejar dua tersangka. Untuk itu, pihaknya juga telah memeriksa empat saksi.
Sementara di tempat kejadian, sejumlah personel Tim Penjinak Bahan Peledak Brigade Mobil Polda Sumut langsung mengamankan lokasi. Mereka menyisir lahan-lahan yang ada di sekitar hotel. Setelah dinyatakan aman, pengelola hotel diizinkan beraktivitas seperti biasa.(SID/Panogari Panggabean dan Amal Rambe)
Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, granat yang meledak di depan Hotel ASEAN diduga dilempar dua orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Menurut Kepala Kepolisian Kota Besar Medan Komisaris Polisi Badrodin Haiti, granat tersebut berjenis nanas. Untuk segera mengungkap kasus tersebut, Badrodin mengaku masih mengejar dua tersangka. Untuk itu, pihaknya juga telah memeriksa empat saksi.
Sementara di tempat kejadian, sejumlah personel Tim Penjinak Bahan Peledak Brigade Mobil Polda Sumut langsung mengamankan lokasi. Mereka menyisir lahan-lahan yang ada di sekitar hotel. Setelah dinyatakan aman, pengelola hotel diizinkan beraktivitas seperti biasa.(SID/Panogari Panggabean dan Amal Rambe)