Bom Meledak di Aceh Menjelang Upacara Kemerdekaan

Ledakan bom terjadi di lapangan upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Banda Aceh, NAD. Tiga belas orang dilaporkan cedera akibat ledakan tersebut. Ledakan serupa juga terjadi di Cunda, Aceh Utara.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Agustus 2002, 06:03 WIB
Liputan6.com, Banda Aceh Sebuah bom rakitan dilaporkan meledak di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (17/8) sekitar pukul 08.40 WIB. Ledakan terjadi di gerbang tengah Lapangan Blang Padang, tempat upacara Hari Ulang Tahun ke-57 RI, atau sekitar 30 meter dari kediaman resmi Wakil Gubernur NAD dan Ketua DPRD setempat. Kendati demikian, insiden itu tak mengganggu pelaksanaan upacara peringatan HUT Proklamasi di Banda Aceh. Peledakan bom juga dilaporkan terjadi di kawasan Cunda, Kabupaten Aceh Utara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh SCTV, 12 dari 13 korban ledakan adalah karyawan PT Perusahaan Listrik Negara Cabang Banda Aceh yang hendak mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI. Sedangkan seorang korban lainnya bernama Zulfitri. Anak berusia 13 tahun itu terkena ledakan saat bersepeda di pinggir lapangan. Hingga siang ini, tinggal dua korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum dokter Zainul Abidin, Banda Aceh. Seorang di antaranya adalah Zulfitri yang harus dioperasi. Sementara seorang karyawan PLN Banda Aceh harus dievakuasi ke Medan, Sumatra Utara, untuk dirawat lebih lanjut.

Sebelum upacara digelar, aparat keamanan memang tidak memeriksa lokasi upacara. Sebab, aparat keamanan yakin wilayah tersebut aman karena lokasi upacara tak jauh dari kediaman Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Djali Jusuf dan Kepala Kepolisian Daerah NAD Inspektur Jenderal Polisi Jusuf Manggabarani. Diperkirakan, bom tersebut sudah ditanam sejak tengah malam tadi. Hingga kini polisi belum bisa mengidentifikasi pelaku peledakan ini.

Sementara itu, suasana Kota Banda Aceh terlihat lengang karena seluruh kendaraan umum tidak beroperasi. Pertokoan dan pasar tradisional memilih tutup. Namun hal ini tidak terlalu mengganggu masyarakat karena bertepatan dengan hari libur nasional. Sebagian besar warga lebih memilih berdiam diri di rumah sambil menonton jalannya upacara peringatan Kemerdekaan RI di televisi. Keadaan yang sama juga terjadi di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bireun.(ZAQ/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya