Muhammadiyah Minta Warga Berhenti Demo karena Berpotensi Disusupi Provokator

Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir sampaikan rasa prihatin terhadap kerusuhan yang menimbulkan kerusakan dan memakan korban jiwa.

oleh Maria FloraDiterbitkan 23 Mei 2019, 15:44 WIB

Liputan6.com, Jakarta - PP Muhammadiyah menyampaikan keprihatinannya terhadap kerusuhan yang terjadi dua hari terakhir hingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (23/5/2019), melalui Ketua Umum Haedar Nashir, Muhammadiyah berharap masyarakat berhenti berdemo karena berpotensi disusupi oleh provokator.

Selain itu, Haedar Nashir meminta masyarakat untuk menunggu hasil putusan dari Mahkamah Konstitusi jika nantinya ada sidang sengketa pilpres.

Haedar berharap, para tokoh politik dari kedua kubu pasangan calon bisa menyatukan perbedaan di masyarakat dengan bersikap dan berucap hal yang positif.  

"Muhammadiyah mengecam keras kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei yang telah menimbulkan korban oleh para perusuh yang anarkis," ujar Haedar Nashir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya