Prabowo Minta Pendukungnya Hindari Kekerasan Fisik dan Hormati Pejabat Hukum

Prabowo Subianto mengimbau para pendukungnya yang melakukan aksi 22 Mei agar mengedepankan kedamaian.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 22 Mei 2019, 16:45 WIB
Capres dan Cawapres 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno berpegangan tangan usai konferensi pers sikapi penetapan hasil pemilu, Jakarta, Selasa (21/5). Dalam konferensi pers nya, pasangan capres dan cawapres 02 menolak hasil rekapitulasi dari KPU dan akan menggugat ke MK. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengimbau para pendukungnya yang melakukan aksi 22 Mei agar mengedepankan kedamaian. Ia meminta untuk menghindari kekerasan fisik.

"Saya tegaskan kepada semua para pendukung saya, hindari kekerasan fisik, berlaku lah sopan santun, hormatilah pejabat-pejabat hukum, jangan gunakan kekerasan," ujar Prabowo di Rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Ia mengakui, menghindari kekerasan dalam aksi memang berat. Namun, tetap harus dilakukan demi bangsa dan negara.

"Saya mememahami ini berat. Seandainya ada salah paham dan kau dipukul, jangan melawan, ini berat," kata dia.

"Apapun yang terjadi, demi bangsa, negara, umat semua agama hindari kekerasan," Prabowo Subianto menegaskan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya