Liputan6.com, Surabaya: Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/8) menangkap puluhan pekerja seks komersil. Puluhan pelacur itu ditangkap dari tiga kawasan rawan tindak kejahatan, yaitu Jalan Diponegoro, Panglima Sudirman, dan Embong Malang. Selain para pekerja seks itu, polisi juga menangkap germo bernama Hardi, dan Parman, pemilik kafe yang biasa dijadikan tempat mangkal para pelacur di Jalan Sudirman.
Kepada polisi, para pelacur yang ditangkap di kawasan Jalan Diponegoro mengaku mematok tarif antara Rp 50-100 ribu per kencan. Sedangkan para penjaja seks di Jalan Jenderal Sudirman dan Embong Malang mengaku memasang tarif lebih tinggi, yaitu Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu untuk satu kali kencan.(ZAQ/Tim Liputan 6 SCTV)
Kepada polisi, para pelacur yang ditangkap di kawasan Jalan Diponegoro mengaku mematok tarif antara Rp 50-100 ribu per kencan. Sedangkan para penjaja seks di Jalan Jenderal Sudirman dan Embong Malang mengaku memasang tarif lebih tinggi, yaitu Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu untuk satu kali kencan.(ZAQ/Tim Liputan 6 SCTV)