Warga berswafoto saat mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seorang anak mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi yang dipamerkan ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Instalasi tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seorang anak melihat instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)