FOTO: Begini Isi Perut Paus Sperma yang Mati Akibat Telan Sampah Plastik

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 28 April 2019, 12:49 WIB
Isi Perut 'Sampah' Paus Sperma yang Mati
Acara Gerakan Indonesia Bersih memamerkan instalasi sampah plastik yang memenuhi perut paus sperma yang mati di Wakatobi
Warga berswafoto saat mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seorang anak mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi yang dipamerkan ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Instalasi tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Seorang anak melihat instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga mengunjungi instalasi sampah plastik di dalam 'perut' paus sperma yang mati di Wakatobi ketika Gerakan Indonesia Bersih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/4/2019). Kegiatan itu bertujuan mengedukasi masyarakat akan bahaya pencemaran sampah plastik di laut. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya