5 Striker Terburuk dalam Sejarah Liga Inggris

Alvaro Morata didatangkan dari Real Madrid, tapi dicap sebagai salah satu striker terburuk di Liga Inggris.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 27 Februari 2019, 19:00 WIB
Alvaro Morata, striker Chelsea yang dipinjamkan ke Atletico Madrid selama satu setengah musim. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, London - Chelsea mendatangkan Alvaro Morata ke Liga Inggris dari raksasa Spanyol, Real Madrid pada 19 Juli 2017. Morata diboyong ke Stamford Bridge Stadium dengan mahar sebesar 60 juta pound sterling (Rp 1,1 triliun, kurs saat ini).

Morata menjadi pemain asal Spanyol termahal yang pernah Chelsea pada saat itu. Sayangnya, pria asal Spanyol tersebut dicap sebagai salah satu striker gagal di Liga Inggris.

Mantan pemain Juventus itu hanya mampu mencetak 16 gol dari 47 pertandingan di Liga Inggris. Bahkan, dia sempat absen mencetak gol dalam enam pertandingan di Liga Inggris terakhirnya bersama Chelsea.

Karena hal tersebut, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri memutuskan untuk melepasnya ke klub Spanyol, Atletico Madrid. Chelsea meminjamkan pria berusia 26 tahun itu selama satu setengah musim.

Selain Morata, ada lima pemain lain yang dicap sebagai striker gagal Liga Inggris. Siapa saja? Simak di halaman selanjutnya.


Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko. (AFP/Carl de Souza)

Andriy Shevchenko datang ke Liga Inggris pada 2006. Ketika itu dia dibeli Chelsea dengan status sebagai striker mengerikan di Liga Italia bersama AC Milan.

Karena hal tersebut, Chelsea yang dipimpin Roman Abramovich mendatangkan Shevchenko seharga 73 juta euro. Bahkan, pemain asal Ukraina itu mendapat bayaran termahal di Liga Inggris.

Sayangnya, Shevchenko tak bersinar di Liga Inggris. Dia hanya mampu mencetak sembilan gol dari 48 penampilan di Liga Inggris hingga 2008 bersama Chelsea.

 


Radamel Falcao

Pada musim 2014-2015 Radamel Falcao memilih mnggunakan jersey nomor sembilan di Manchester United. (AFP/Oli Scarff)

Striker asal Kolombia, Radamel Falcao sempat memperkuat dua klub top Liga Inggris, Manchester United (2014/15) dan Chelsea (2015/16).

Bahkan, MU harus membayar 10 juta pound sterling sebagai biaya peminjaman Falcao dari AS Monaco. Falcao pun mendapat bayaran mahal di MU, 250 ribu pound sterling per mingggu.

Namun, dia gagal berkontribusi maksimal untuk MU. Dia hanya mencetak empat gol dari 29 pertandingan di Liga Inggris bersama MU.

Musim selanjutnya, Falcao bergabung dengan Chelsea. Bukannya membaik, Falcao malah memburuk. Striker yang berusia 33 tahun itu hanya mencet satu gol dari 12 pertandingan Liga Inggris bersama Chelsea.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya