Warga memilah sampah plastik di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Lahan seluas 9.820 meter persegi milik Pemprov DKI tersebut rencananya akan dibangun kantor pemadam kebakaran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga berjalan di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Rencana Pemprov DKI untuk membangun kantor pemadam kebakaran di lokasi tersebut terkendala oleh bangunan liar yang diduduki pemulung. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga mengumpulkan sampah plastik di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Lahan tersebut sudah dibeli Pemprov DKI sejak 2010. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga mengumpulkan sampah plastik di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Anggaran pembangunan kantor pemadam kebakaran di lokasi tersebut mencapai Rp 70,7 miliar. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga memilah sampah di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jaktim, Rabu (21/2). Kepala Dinas Citata Benny Agus Chandra menyayangkan pihaknya tak jadi membangun sebab Pemkot Jakarta Timur tak berani menertibkan warga. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga memilah sampah plastik di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Penertiban pemulung yang menduduki lokasi tersebut tak juga dilakukan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga mendorong gerobak sampah di permukiman liar di kawasan Bypass, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (21/2). Instruksi menertibkan pemukim liar di lahan seluas 9.820 meter persegi itu tak kunjung dikerjakan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)