Misi Rossi Kejar Gelar Ke-10 di MotoGP

Rossi ungkapkan ambisi untuk meraih gelar ke-10 di MotoGP saat genap berusia 40 tahun.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 19 Februari 2019, 17:15 WIB
Pebalap Yamaha, Valentino Rossi(AP/Eric Alonso)

Liputan6.com, Jakarta - Valentino Rossi sudah menorehkan sejarah yang panjang di MotoGP. Menginjak usianya yang ke-40, Rossi belum memperlihatkan niat untuk segera pensiun dan akhiri kariernya di dunia balap yang sangat ketat ini.

MotoGP bukanlah dunia yang mudah. Bintang-bintang balap muda mulai bermunculan. Marc Marquez menjadi pembalap muda yang sangat cepat meroket sehingga koleksi trofi juaranya mulai mendekati torehan Rossi.

Ada pula nama-nama yang siap menjadi ancaman seperti Danilo Petrucci, Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli. Dua nama terakhir merupakan murid Rossi yang sudah mulai membuat gerah sang guru.

Bagaimana tidak, keduanya sudah mengalahkan catatan waktu Rossi di latihan pramusim di sirkuit Sepang. Rossi secara berkelakar juga mengatakan fenomena ini jelas membuatnya kesal.

Rossi mengaku mulai khawatir dengan fenomena ini. Dia mengaku tak pernah menyangka bisa secepat itu dikalahkan sang murid mengingat masih minimnya pengalaman Bagnaia dan Morbidelli.

"Saya akan coba racuni mereka saat ada di rumah! Saya pikir persaingan bakal tambah sulit karena saya punya gaya yang sama dengan Morbidelli," kata Rossi,berkelakar, seperti dikutip crash.

Valentino Rossi saat masih muda dan kalahkan Max Biaggi (AFP)

Rossi mengaku tak pernah punya rencana untuk melawan muridnya sendiri di MotoGP. Itu tak pernah terlintas dibenaknya saat membuka akademi balap VR46 pada 2013 lalu.

Namun baru enam tahun terbentuk, dua muridnya sudah langsung tembus MotoGP. Bagnaia lulusan teranyar setelah jadi juara di Moto2 musim lalu.Rossi mengaku Bagnaia dan Morbidelli merupakan lulusan pertamanya di VR46.Saat bersama mereka, Rossi tak pernah menyangka bakal kembali bertemu di MotoGP dalam waktu singkat.

"Saat saya memulai akademi bersama Bagnaia dan Morbidelli.Kami tak menyangka para murid bakal melawan saya," ujar Rossi.

 

 


Persaingan Ketat

Penampilan pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi pada balapan MotoGP Valencia 2018. (JAVIER SORIANO / AFP)

Belum lagi ada pembalap 'setengah' tua seperti Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo, Pol Espargaro dan Johann Zarco yang siap menikung Rossi. Harapan Rossi untuk mengejar gelar ke-10 semakin berat.

Semua itu harus didukung tak hanya oleh performa Rossi di lintasan tapi juga tim yang menukangi motor. Kalau motor tak mendukung, Rossi pun bakal sulit untuk mengejar ambisi pribadinya untuk merebut gelar ke-10 di MotoGP.

Lanjut Baca:

Rossi sangat terobsesi dengan angka 10 yang terus dikejarnya dalam sepuluh tahun terakhir. Kalau perlu, dia bisa saja nekat terus membalap hingga usia 46 tahun, sama seperti nomor motornya yang legendaris. Beberapa pihak di sekelilingnya pun sudah memberikan dukungan agar Rossi terus membalap seperti dari sang ayah, Graziano. Hingga kini, Rossi juga belum tercatat sebagai pembalap tertua yang pernah aktif balapan. Setidaknya masih ada tiga pembalap yang pernah menang atau membalap di usia lebih tua. Mereka adalah Fergus Anderson asal Spanyol dengan usia 44 tahun, Jack Findlay (42) dan Leslie Graham (41). "Tidak seperti orang lain, dia seakan mampu menghentikan efek dari waktu seperti sepuluh tahun lalu, dia berada di kondisi terbaiknya," kata Graziano, seperti dilansir situs MotoGP. Tak hanya sang ayah, adik tiri Rossi, Luca Marini juga ingin sang kakak terus membalap. Dia berharap suatu saat bisa bersaing dengan Rossi di lintasan. "Saya sudah katakan padanya untuk tetap balapan sampai usia 46 tahun. Setelahnya, barulah ia boleh pensiun. Saat ia pensiun nanti, paddock takkan lagi sama tanpanya," ungkap rider yang akrab disapa Maro ini. Dilihat dari prestasi yang diraih Rossi sejak 2009 atau sejak meraih gelar ke-9, dia memang belum mengalami penurunan prestasi. Kecuali pada 2011, 2012 (Ducati) dan 2017 (Yamaha), Rossi beberapa kali nyaris menjadi juara. Namun dua pembalap motor yaitu Jorge Lorenzo dan Marc Marquez menjegalnya dari perebutan gelar ke-10 nya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya