Taliban Serbu Penjara Pakistan, 380 Napi Kabur

Sekelompok militan Taliban menyerbu sebuah penjara di Kota Bannu, Khyber Pakhtunkhwa, barat laut Pakistan. Mereka berhasil membebaskan 380 narapidana termasuk 20 pejuang Taliban yang diklaim "berbahaya".

oleh Liputan6Diterbitkan 15 April 2012, 13:37 WIB
Liputan6.com, Islamabad: Sekelompok militan Taliban menyerbu sebuah penjara di Kota Bannu, Khyber Pakhtunkhwa, barat laut Pakistan, Ahad (15/4). Mereka berhasil membebaskan 380 narapidana termasuk 20 pejuang Taliban yang diklaim "berbahaya".

Sekitar 100 pasukan Taliban berhasil melancarkan serangan besar-besaran dengan menggunakan senjata api dan granat.

Seorang perwira polisi Shafique Khan menyatakan serangan terjadi menjelang subuh. Di sana, para militan berkelahi dengan petugas penjara selama dua jam. "Militan Taliban sangat berbahaya," katanya.

Menurut Khan, salah satu tahanan yang melarikan diri adalah Adnan Rashid, pelaku yang terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf.

Sementara itu, juru bicara Taliban Asimullah Mehsud mengklaim jumlah tahanan yang bebas lebih banyak dari yang disebutkan pihak kepolisian, yakni sebanyak 1.200 orang.

Sejak 2007, Taliban kerap kali menggencarkan serangan yang menewaskan lebih dari 4.900 orang di seluruh Pakistan sejak pasukan pemerintah menyerbu satu masjid kelompok garis keras di Islamabad.

Militer Pakistan pun tidak tinggal diam. Pakistan telah mencanangkan serangkaian operasi di markas besar Taliban, yakni di barat laut Pakistan. Wilayah ini menjadi kekuatan besar Taliban karena menjalin kerja sama dengan Al-Qaidah yang berada di dekat dengan perbatasan Pakistan dan Afghanistan.(RZK/ANS/AP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya