FOTO: Korupsi IPDN, KPK Periksa Mantan Senior Manager Pemasaran Hutama Karya

KPK memeriksa mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Rokan Hilir.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 31 Jan 2019, 16:00 WIB
Korupsi IPDN, KPK Periksa Mantan Senior Manager Pemasaran Hutama Karya
KPK memeriksa mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Rokan Hilir.
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim (kanan) tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan tahap II Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)
Mantan senior manager pemasaran PT Hutama Karya, Bambang Mustaqim akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/1). Bambang diperiksa sebagai tersangka terkait dugaan korupsi pembangunan Gedung IPDN di Rokan Hilir. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya