Atasi Jerawat dengan Minyak Antibakteri, Berani Mencoba?

Jerawat bisa dibasmi dengan menggunakan minyak antibakteri. Minyak apa saja yang mengandung zat antibakteri?

oleh Annissa Wulan diperbarui 24 Jan 2019, 15:30 WIB
Ilustrasi minyak esensial. Sumber foto: unsplash.com/Katherine Hanlon.

Liputan6.com, Jakarta - Bakteri jadi salah satu penyebab timbulnya jerawat di wajah. Namun, tak semua bakteri buruk. Hal itu lantas dimanfaatkan dalam rutinitas kecantikan yang belakangan menjadi tren, yaitu produk perawatan kulit yang mengandung antibakteri, seperti dilansir dari stylecaster.com, Selasa, 22 Januari 2019.

Produk perawatan kulit dengan antibakteri berarti produk tersebut dapat membersihkan kulit wajah dari semua bakteri penyebab jerawat. Minyak pohon teh telah lama dikenal sebagai salah satu bahan utama produk perawatan kulit antibakteri.

Penelitian menunjukkan bahwa minyak pohon teh efektif mengatasi masalah jerawat, seperti benzoil peroksida, tanpa ada efek samping. Selain itu, ada juga minyak marula, mawar, dan mafura sebagai perawatan kulit antibakteri.

Minyak marula, misalnya, memiliki tekstur yang ringan, mudah diserap, dan aman digunakan untuk setiap jenis kulit, termasuk untuk mengatasi masalah jerawat. Minyak marula juga kaya akan sifat antibakteri, asam oleat, dan asam lemak yang memberi nutrisi pada kulit kering, serta dapat menembus ke dalam lapisan kulit lebih dalam daripada bahan-bahan lainnya.

Berbeda dengan minyak marula, minyak mawar yang dikenal sebagai penenang kulit dengan sifat antibakterinya. Mawar mengandung fenol yang diketahui memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan antijamur. Minyak mawar sangat efektif digunakan untuk kulit sensitif.

Sementara minyak mafura termasuk yang paling jarang dikenal. Minyak ini mendapatkan sifat anti inflamasinya dari limonoid, senyawa yang diproduksi oleh buah-buahan dan tanaman untuk melawan bakteri. Ingin mencoba? 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya