Paslon 02 Ubah Visi-Misi, Timses Jokowi: Angkat Bendera Putih Saja

Menurut Arya, ketidaksiapan Paslon 02 berimbas pada munculnya isu-isu yang tidak membahas program.

oleh Ratu Annisaa Suryasumirat diperbarui 12 Jan 2019, 02:38 WIB
Dua calon presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Joko Widodo (kanan) bersalaman saat pengambilan nomor urut peserta Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9). Prabowo mendapat nomor urut 01, sedangkan Jokowi 02. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga mengatakan, Paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak siap memimpin bangsa karena mengajukan perubahan visi-misi ke KPU. Menurutnya, lebih baik kubu Prabowo menyerah.

"Sudah angkat bendera putih saja daripada angkat isu nggak jelas. Ini kenapa kampanye kita Oktober sampai Januari bukan pertempuran program, lawan kita nggak siap sehingga mereka bawa isu lain bukan program," ujar Arya di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Menurut Arya, ketidaksiapan Paslon 02 berimbas pada munculnya isu-isu yang tidak membahas program. Ia menilai, Paslon 02 tidak berpengalaman dalam memimpin suatu hal yang besar dan tidak memiliki konsep untuk membangun negara.

Ia pun mengingatkan tuduhan kubu Prabowo yang mengatakan Paslon 01 takut untuk menyampaikan visi-misi. Ternyata, justru kubu Prabowo lah yang ingin mengubah visi-misi mereka.

“Menunjukkan mereka tidak layak maju jadi calon prasiden sekalipun karena mereka dengan gampangnya ubah visi-misi,” tandas Arya.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya