Liputan6.com, Jakarta: Ribuan anggota serikat pekerja mendatangi Gedung DPR. Mereka menuntut agar perwakilan DPR untuk menemuinya. Jika tidak, mereka mengancam akan menutup tol Jalan Gatot Subroto atau merubuhkan pagar Gedung MPR/DPR/DPD.
Ancaman tersebut datang dari Garda Metal Federasi Pekerja Metal Indonesia apabila bagian Hubungan Masyarakat DPR tidak menemui 50 perwakilan kelompok buruh yang berdemonstrasi, Jumat (30/3).
Seperti diketahui, ribuan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Mental Indonesia (FSPMI), Jumat (30/3) pagi, menadatangi Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, untuk berdemonstrasi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak.
Mereka mulai berjalan dari tugu Hanoman, Pancoran sampai di depan Gedung MPR/DPR/DPD. Petugas kepolisian pengatur lalu lintas mengalihkan pengendara yang melintas di jalur TransJakarta untuk mengurangi kemacetan.(ANT/MEL)
Ancaman tersebut datang dari Garda Metal Federasi Pekerja Metal Indonesia apabila bagian Hubungan Masyarakat DPR tidak menemui 50 perwakilan kelompok buruh yang berdemonstrasi, Jumat (30/3).
Seperti diketahui, ribuan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Mental Indonesia (FSPMI), Jumat (30/3) pagi, menadatangi Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, untuk berdemonstrasi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak.
Mereka mulai berjalan dari tugu Hanoman, Pancoran sampai di depan Gedung MPR/DPR/DPD. Petugas kepolisian pengatur lalu lintas mengalihkan pengendara yang melintas di jalur TransJakarta untuk mengurangi kemacetan.(ANT/MEL)