Gua Lawah dan Ribuan Kelelawar

Satu dari sekian banyak obyek wisata di Pulau Bali dapat dijumpai di Kabupaten Klungkung. Daerah ini memiliki gua yang dihuni ribuan kelelawar dan dipakai sebagai tempat upacara khusus.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Juli 2002, 13:25 WIB
Liputan6.com, Klungkung: Pulau Bali tak hanya dikenal akan keindahan pantai serta budayanya. Satu dari sekian banyak obyek wisata yang ada di Pulau Dewata ini dapat dijumpai di Kabupaten Klungkung, Bali. Di daerah ini terdapat sebuah tempat wisata unik, yakni sebuah gua di pinggir pantai yang dihuni ribuan kelelawar.

Selain sebagai satu tujuan wisata, gua ini juga menjadi tempat suci karena terdapat sebuah pura bernama Pura Gua Lawah. Disebut sebagai Gua Lawah karena di dalamnya terdapat ribuan kelelawar--yang dalam bahasa Bali disebut lawah. Menurut masyarakat Bali, Gua Lawah sudah ada sejak abad 13 Masehi. Gua ini berada di pinggir Jalan Denpasar-Karangasem dan berhadapan langsung dengan Selat Lombok. Di dalam gua terdapat pura suci yang sudah berdiri sejak 700 tahun silam. Pura ini diakui milik semua umat Hindu Bali. Tak heran jika setelah upacara khusus, baik Pelebon, Merajan, Odalan, Melasti, Melaspas, dan upacara apapun, selalu diakhiri di Pura Lawah.

Menurut penjaga pura, kelelawar yang berada di dalam gua termasuk binatang suci. Oleh karena itu, hewan itu tak diperkenankan diburu siapa pun. Meski malam hari, kelelawar ini tak pernah keluar dari gua. Mereka cukup makan serangga yang ada dalam gua.

Selain tempat dan pemandangan yang indah, menurut para wisatawan, tempat itu juga memiliki nilai spiritual cukup tinggi. Sebab itu, untuk masuk ke dalam areal Gua Lawah, setiap orang harus mengenakan baju adat atau bagi yang bercelana pendek diharuskan memakai sarung atau sapu dan pinggang harus diikat kain.(PIN/Iwan Gunawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya