Liputan6.com, Jakarta: Grup band Kotak mendapat kesempatan menjadi band pembuka pada konser Kantata Barock yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (30/12). Grup yang mengusung aliran musik rock ini rencananya akan tampil selama 30 menit dan membawakan enam buah lagu.
"Kami akan membawakan enam lagu. Lagu sendiri empat lagu seperti Beraksi, Tendangan dari Langit, Pelan-pelan Saja, dan dua lagu Kantata Barock," kata basis Kotak, Chua saat berbincang dengan Liputan6.com di GBK, Jakarta, Kamis malam.
Advertisement
Untuk persiapannya sendiri, Chua yang memiliki nama lengkap Swasti Sabdastantri, mengaku bandnya sudah melakukan latihan intensif di rumah personel Kantata Barock, Setiawan Djody di bilangan Kemanggisan, Jakarta Barat, sejak sebulan lalu.
"Persiapannya panjang. Kami harus mengatur jadwal latihan dengan jadwal manggung. Jadi setiap habis manggung kami langsung ke rumah pak Setiawan Djody untuk latihan," kata dia.
Dan, boleh dibilang konser Kantata Barock tersebut adalah reuni Kantata Takwa. Kendati dua personel sudah tiada, W.S. Rendra dan Inisisri, tiga pentolan Kantata Takwa siap menghibur para penggemar, yakni Iwan Fals, Setiawan Djodi, dan Sawung Jabo.
Sekadar menyegarkan ingatan, 21 tahun silam di tempat yang sama, kelompok Kantata Takwa pernah menggelar konser kolosal, bersama penyair W.S. Rendra. Konser itu dikenang sebagai peristiwa budaya yang sangat bersejarah. Mereka menyuarakan kritik terhadap kekuasaan di masa Orde Baru yang dianggap represif. Besarnya jumlah penonton dan megahnya tata panggung membuat pertunjukan tersebut dikenang sebagai konser yang spektakuler.
Setelah belasan tahun konser kolosal itu berlangsung, film Kantata Takwa kemudian dirilis. Film semi dokumenter garapan sutradara Erros Djarot dan Gotot Prakosa ini merupakan rekaman konser Kantata Takwa di Stadion Utama, Senayan, Jakarta, 1990 [baca: Kantata Takwa, Gaung Semangat Perlawanan].(ANS)