Liputan6.com, Jakarta: Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie ini menyatakan bahwa Indonesia telah membuktikan bahwa islam dan demokrasi dapat menjadi satu dan hal tersebut membantah wacana yang selama ini berkembang didunia luar bahwa islam dan demokrasi tidak dapat bersatu.
"Wacana yang diluar yang menyatakan bahwa islam tidak sejalan dengan demokrasi maka itu sama-sekali tidak benar. Indonesia yang menjadi contoh negara yang sebagian besarnya pemeluk agama islam dan Indonesia menjadi negara yang modern yang hidup dengan demokrasi," ungkapnya di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (27/12).
Lebih lanjut Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie juga menjelaskan bahwa keharmonisan islam dalam menjalankan sistem dan pola demokrasi itu terlihat ketika ada beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang ikut mengamankan perayaan natal dari oknum-oknum yang ingin memecah belah umat beragama.
"Dan ormas-ormas islam juga ikut memberikan rasa aman terhadap umat yang lainnya, hal itu terlihat bahwa Banser NU pada natalan kemarin juga ikut mengamankan beberapa jumlah gereja di tanah air yang bisa ikut mengawal kepada saudara-saudara kita yang beragama kristiani untuk menjalankan natalannya dengan aman," pungkasnya. (ARI).
"Wacana yang diluar yang menyatakan bahwa islam tidak sejalan dengan demokrasi maka itu sama-sekali tidak benar. Indonesia yang menjadi contoh negara yang sebagian besarnya pemeluk agama islam dan Indonesia menjadi negara yang modern yang hidup dengan demokrasi," ungkapnya di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (27/12).
Lebih lanjut Ical sapaan akrab Aburizal Bakrie juga menjelaskan bahwa keharmonisan islam dalam menjalankan sistem dan pola demokrasi itu terlihat ketika ada beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang ikut mengamankan perayaan natal dari oknum-oknum yang ingin memecah belah umat beragama.
"Dan ormas-ormas islam juga ikut memberikan rasa aman terhadap umat yang lainnya, hal itu terlihat bahwa Banser NU pada natalan kemarin juga ikut mengamankan beberapa jumlah gereja di tanah air yang bisa ikut mengawal kepada saudara-saudara kita yang beragama kristiani untuk menjalankan natalannya dengan aman," pungkasnya. (ARI).