Liputan6.com, Karanganyar: Ratusan warga Dusun Kendal, Desa Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menggelar ritual yang diberi nama wahyu kliyu, Senin (12/12). Dalam ritual ini, warga melemparkan ribuan potong kue apem.
Dalam satu kali lemparan, warga hanya boleh melemparkan satu potong kue apem. Sembari melemparkan apem, warga mengucap doa yang berbunyi wahyu kliyu berulang-ulang hingga apem yang dibawa habis.
Dalam tradisi ini, hanya kaum pria yang boleh melakukan sebaran apem. Seusai dilempar, apem ditutup dengan daun pisang dan didoakan. Apem-apem tersebut lalu dibagikan kembali ke warga dan tamu undangan.
Ritual wahyu kliyu ini telah dilakukan warga Dusun Kendal secara turun temurun. Ritual ini biasa digelar warga Dusun Kendal setiap tanggal 15 Suro sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.(JUM)
Dalam satu kali lemparan, warga hanya boleh melemparkan satu potong kue apem. Sembari melemparkan apem, warga mengucap doa yang berbunyi wahyu kliyu berulang-ulang hingga apem yang dibawa habis.
Dalam tradisi ini, hanya kaum pria yang boleh melakukan sebaran apem. Seusai dilempar, apem ditutup dengan daun pisang dan didoakan. Apem-apem tersebut lalu dibagikan kembali ke warga dan tamu undangan.
Ritual wahyu kliyu ini telah dilakukan warga Dusun Kendal secara turun temurun. Ritual ini biasa digelar warga Dusun Kendal setiap tanggal 15 Suro sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.(JUM)