Thibaut Courtois Mengaku Cinta kepada Chelsea

Thibaut Courtois mengaku tak ingin merusak fokus rekan-rekannya yang sudah bergabung ke Chelsea setelah jeda kompetisi.

oleh Aditya Wicaksono diperbarui 09 Sep 2018, 04:22 WIB
Kiper baru Real Madrid, Thibaut Courtois, berpose saat diperkenalkan di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Kamis (9/8/2018). Pemain berusia 26 tahun pindah setelah empat musim terakhir jadi kiper utama Chelsea. (AP/Andrea Comas)

- Thibaut Courtois mengaku kalau keputusannya untuk menolak kembali ke Chelsea adalah tindakan yang positif. Courtois tak ingin mengusik fokus rekan-rekannya dan lebih memilih untuk menyelesaikan kepindahannya ke Real Madrid.

Hal itu memicu Chelsea untuk menjual Courtois dan mendatangkan kiper baru, Kepa Arrizabalaga. Harga yang dikeluarkan Chelsea pun sangat fantastis, yaitu 72,5 juta pounds. Harga itu menjadikan Kepa Arrizabalaga sebagai kiper termahal di dunia.

“Saya sedih dengan semua tudingan negatif suporter Chelsea kepada saya. Mereka tidak tahu hal yang sebenarnya terjadi,” ujar Courtois.

“Seingat saya, perwakilan saya dan Chelsea sudah mencapai kesepakatan pada Maret 2018. Saya pikir pihak klub akan menerima hal tersebut. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.”

“Hal tersebut membuat saya memutuskan untuk tidak kembali ke London. Karena tidak mau dianggap sebagai racun untuk tim itu. Saya tak ingin mengganggu fokus tim yang sedang mengalami transisi.”

“Saya tak mau kehadiran saya mengusik fokus para pemain lainnya karena saya sangat mencintai Chelsea,” ungkap Courtois.

Kini, kehilangan Thibaut Courtois tidak terlalu dirasakan Chelsea. Kepa Arrizabalaga memenuhi ekspektasi klub dengan bermain apik dan solid di lini pertahanan Chelsea.

Sumber: Metro

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya