Bandara El Tari Tetap Beroperasi Normal, Warga Tidak Perlu Khawatir

Seluruh fasilitas dan peralatan Bandara El Tari dalam keadaan baik, meski pada Selasa (28/8) lalu, wilayah Laut Timor diguncang dua kali gempa bumi tektonik.

oleh Gilar Ramdhani diperbarui 31 Agu 2018, 18:59 WIB
Seluruh fasilitas dan peralatan dalam keadaan baik, meski pada Selasa (28/8) lalu, wilayah Laut Timor diguncang dua kali gempa bumi tektonik.

Liputan6.com, Kupang Wilayah Laut Timor diguncang dua kali gempa bumi tektonik pada Selasa (28/8) lalu. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi yang pertama terjadi  pukul 14.08.11 WIB dengan kekuatan M=6,2. Sedangkan gempa bumi kedua terjadi pukul 14.13.29 WIB dengan kekuatan M=5,8. E

pisenter gempa bumi pertama terletak pada koordinat 10,89 LS dan 124,09 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 93 km arah selatan Kota Oelamasi, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km. Sedangkan gempa bumi yang kedua berjarak 8 km arah selatan dari gempa pertama.  

Untuk Bandara El Tari sendiri tidak terjadi kerusakan, pengguna jasa dapat merasakan gempa tetapi tidak sampai terjadi kepanikan, operasional di terminal tetap berjalan dengan baik seperti biasanya.

"Kami tetap menjaga kemungkinan-kemungkinan apabila terjadi gempa susulan, tetapi semoga tidak ada lagi gempa. Operasional sampai saat dapat kami laporkan tetap aman dan berjalan seperti biasanya, seluruh fasilitas dan peralatan dalam keadaan baik juga," ujar Kadir Usman Sales & Shared Services Departmen Head

Dapat kami sampaikan bahwa hingga pukul 14.40 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 3 kali.  BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarnya.

 

 

(*)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya