Cara Pedagang Siasati Ketiadaan Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018

Para pedagang memiliki cara tersendiri setelah Timnas Indonesia U-23 tersingkir dari arena Asian Games 2018.

oleh Fitri Apriani diperbarui 29 Agu 2018, 23:40 WIB
Penjual menjajakan dagangan di Stadion Pakansari, Cibinong, saat semifinal sepak bola Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018). (Bola.net/Fitri Apriani)

Jakarta - Timnas Indonesia U-23 sudah terpental dari persaingan di pentas Asian Games 2018 sejak babak 16 besar. Namun, hal itu tak lantas membuat pedagang yang biasa menjajakan dagangan pernak-pernik Tim Merah-Putih, jadi kehilangan mata pencaharian.

Mereka cukup kreatif dengan menjual pernik-pernik tim yang lolos ke semifinal Asian Games 2018, seperti yang terlihat di sekitar Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (29/8/2018).

Ada beberapa pedagang yang berjualan pernak-pernik tim semifinalis, yakni Korea Selatan (Korsel), Vietnam, Jepang, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dari beragam barang yang dijual, paling banyak adalah pernak-pernik Timnas Korsel U-23. Hal itu tidak mengherankan karena Korsel menjadi satu di antara tim yang banyak dapat dukungan selama mereka di Asian Games 2018.

Aryo, seorang pedagang di sekitar Stadion Pakansari, mengungkapkan dirinya tetap berjualan meski Timnas Indonesia U-23 sudah tersingkir. Menurutnya, tontotan sepak bola tetap menjadi peluang bisnis, siapapun tim yang bermain.

"Di Asian Games ini setiap ada pertandingan saya pasti jualan. Jadi tidak pernah terlewatkan soal jadwal pertandingan. Sekarang saya juga jualan ikat kepala," ujar Aryo, kepada KLY Sport.

Soal harga, Aryo mengungkapkan harganya tidak mahal. Satu ikat kepala dijual seharga Rp10 ribu. Harga yang pasti terjangkau buat penonton di stadion.

Hal yang sama diungkapkan Endang. Dia mengaku tidak hanya berjualan di Stadion Pakansari, tetapi juga di hampir semua tempat yang dipakai untuk pertandingan cabor sepak bola Asian Games 2018.

Sebelumnya, Endang pernah berjualan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi.

"Selain baju, ikat kepala, saya biasanya juga jualan syal. Tapi, sekarang sedang tak membawa syal, stoknya untuk empat tim yang di semifinal ini, tidak ada," imbuh Endang. (Fitri Apriani)

Sumber: Bola.net

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya