Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air pada lubang di aliran Sungai Cipamingkis yang kering, Cibarusah, Bekasi, Jabar, Kamis (2/8). Dua bulan tak diguyur hujan menyebabkan warga perbatasan Bogor-Bekasi dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air bersih di sumur yang tersisa di Kampung Babakan Raden, Cariu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/8). Sumur tersebut menjadi sumber air bersih utama warga sekampung. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Warga mengambil air bersih di sumur yang tersisa di Kampung Babakan Raden, Cariu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/8). Sumur tersebut menjadi sumber air bersih utama warga sekampung. (Merdeka.com/Arie Basuki)