Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam pemantauan Pilkada di Jawa Tengah, menyempatkan diri untuk melakukan teleconference dengan jajarannya yang ikut memantau jalannya Pilkada Serentak 2018.
Tjahjo Kumolo tengah mendengarkan laporan dari Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soemarsono yang mengatakan, pilkada di Sinjai, Sulawesi Selatan berpotensi rawan. Pasalnya, salah satu calon didiskualifikasi KPUD Sinjai.
Advertisement
"Rawan di Sinjai. Kami antisipasi kerawanan tersebut," ucap Soemarsono dalam laporannya ke Menteri Tjahjo, Rabu (27/8/2018) di Semarang, Jateng.
Terkait hal itu, Tjahjo menilai peristiwa ini mungkin dapat menganggu jalannya Pilkada Serentak 2018. Sehingga pihaknya telah mengirim tim pemantau ke Sinjai.
"Tinggal tadi muncul di Sinjai, mungkin ini menganggu. Makanya sekarang, tadi Pak Gubernur (Pj Gubernur), Kapolda, dan Ketua KPU, Bawaslu, sekarang sedang persiapan ke Sinjai," tegas Tjahjo.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Abhan, yang ikut meninjau, menegaskan, sepanjang KPU sudah menetapkan surat diskualifikasi artinya surat suara dihitung tidak sah.
"Tapi saya cek dulu apakah KPU sudah mengeluarkan surat. Karena yang berhak mengeluarkan surat didiskualifikasi adalah KPU dengan SK KPU baru. Panwas sifatnya rekomendasi kalau ada rekomendasi dari Panwas. Kalau toh tidak ada rekomendasi Panwas, kemudian toh KPU sendiri menilai ada kesalahan prosedur dan menilai yakin perlu didiskualifikasi, maka kita lihat SK-nya dulu ada enggak," kata Abhan.
Calon bupati dan wakil bupati Sinjai petahana Sabirin Yahya-Andi Mahyanto Massarappi didiskualifikasi oleh KPU Sinjai, Sulsel sebagai kontestan di Pilkada Serentak 2018 ini. Paslon nomor urut 2 yang diusung Partai Demokrat, PAN dan PDIP tidak bisa mengikuti Pilkada Serentak 2018.
Dengan keputusan ini, pilkada di Kabupaten Sinjai menyisakan dua paslon saja yakni paslon nomor urut 1, Takyuddin Masse-Mizar Rahmatullah Roem dan paslon nomor urut 3, Seto Gadistha-Andi kartini.
Kabar ini cukup mengejutkan karena Bupati Sinjai Sabirin Yahya yang menjadi paslon petahana bersama pasangannya ini dicoret namanya tepat di H-1 pilkada.
*Pantau hasil hitung cepat atau Quick Count Pilkada 2018 untuk wilayah Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Bali dan Sulsel. Ikuti juga Live Streaming Pilkada Serentak 9 Jam Nonstop hanya di Liputan6.com.
Saksikan video pilihan di bawah ini: