Liputan6.com, Jakarta: Puluhan warga Cikupa, Tangerang, Banten, Jumat (23/9), berunjuk rasa di depan gedung Kementrian Lingkungan Hidup. Mereka menuntut Kementerian Lingkungan Hidup menutup pabrik PT Power Steel Mandiri yang bergerak dalam peleburan baja dan besi.
Warga menilai pabrik tersebut telah mencemari lingkungan melalui 10 cerobong asapnya. Tak hanya itu, asap pabrik juga mengakibatkan banyak warga menderita infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
Menurut warga, pabrik yang sudah lama beroperasi itu telah mendapatkan surat peringatan dari pemerintah setempat. Namun, hingga kini belum juga menutup 10 cerobong asapnya.
Koordinator aksi, Alez Baharuddin, meminta pemerintah pusat segera turun tangan. Mereka menuntut agar Menteri Kementerian Lingkungan Hidup mengundurkan diri bila tidak mampu merespon tuntutan mereka.(ADI/BOG)
Warga menilai pabrik tersebut telah mencemari lingkungan melalui 10 cerobong asapnya. Tak hanya itu, asap pabrik juga mengakibatkan banyak warga menderita infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
Menurut warga, pabrik yang sudah lama beroperasi itu telah mendapatkan surat peringatan dari pemerintah setempat. Namun, hingga kini belum juga menutup 10 cerobong asapnya.
Koordinator aksi, Alez Baharuddin, meminta pemerintah pusat segera turun tangan. Mereka menuntut agar Menteri Kementerian Lingkungan Hidup mengundurkan diri bila tidak mampu merespon tuntutan mereka.(ADI/BOG)