Indonesia Tersingkir dari Piala Uber 2018, Ini Komentar Susy Susanti

Susy Susanti tetap mengapresiasi perjuangan tim putri Indonesia yang tersingkir di perempat final Piala Uber 2018.

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 24 Mei 2018, 21:33 WIB
Manajer tim Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber 2018, Susy Susanti. (PBSI)

Bangkok - Tim putri Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala Uber 2018. Manajer tim, Susy Susanti, tetap mengapresiasi perjuangan tim putri Indonesia yang tersingkir di perempat final, Kamis (24/5/2018). Fitriani dan kawan-kawan tersingkir setelah takluk 2-3 dari Thailand. 

 “Hari ini secara keseluruhan anak-anak sebenarnya sudah tampil luar biasa. Di atas kertas Thailand masih di atas kita, baik dari seeded dan ranking. Apalagi kita lihat tiga pemain tunggal mereka juga cukup kuat," kata Susy, seperti dilansir situs PBSI. 

"Kalau mau ambil poin di dua ganda dan satu tunggal. Tapi sayang meskipun tadi punya peluang, sudah unggul 2-1, ketika Greysia/Apriyani tampil luar biasa. Lalu Gregoria Mariska Tunjun juga betul-betul fight banget dan bagus,” ungkap Susy, ditemui setelah laga pertandingan di Impact Arena Bangkok.

Indonesia unggul 2-1 berkat kemenangan Greysia/Apriyani dan Gregoria. Namun, pada partai keempat Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta yang diharapkan menyumbang poin gagal menunaikan tugas. Indonesia dipastikan tersingkir setelah Ruselli Hartawan juga kalah pada gim kelima.  

“Sayang di ganda kedua, saat unggul di atas angin, justru terbeban. Mereka tertekan, main enggan lepas dan tegang. Lawan makin jadi bagusnya. faktor tuan rumah juga membuat lawan lebih percaya diri," urai Susy. 

"Itu namanya permainan, buat saya sendiri anak-anak sudah tampil bagus. Perlawanan kami sudah cukup ketat dan itu yang bisa kami berikan. Memang sudah sesuai target dan prediksi, paling tidak kita lolos delapan besar,” lanjut Susy.

Susy juga menyatakan hasil pertandingan tersebut harus jadi pembelajaran para atlet putri, agar penampilan berikutnya bisa lebih baik lagi.

“Tadi sebenarnya ada kesempatan, tapi sayang kurang bisa digunakan sedikit lagi. Ini menjadi evaluasi dan pembelajaran buat anak-anak. Ada yang baru pertama main di Uber, untuk senior ada yang bagus, beberapa ada juga yang kurang,” ujar Susy.

Semifinal Piala Uber 2018 akan mempertemukan China dengan Thailand dan Jepang kontra Korea. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya