Liputan6.com, Tasikmalaya: Puluhan sopir angkutan kota di Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (30/8) mogok beroperasi satu hari jelang Lebaran. Tindakan ini terjadi akibat ulah para pengurus jalur yang membawa kabur uang tabungan harian mereka selama setahun yang seharusnya dibagikan menjelang Lebaran.
Saking kesalnya para sopir dan kernet atas sikap pengurus angkutan kota, mereka nyaris merusak angkot milik salah satu pengurus. Beruntung polisi segera datang dan berusaha meredam amarah para sopir serta mengamankan enam unit angkot milik pengurus dari amukan massa.
Akhirnya para sopir ini mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya untuk melaporkan penggelapan uang tersebut. Setelah polisi berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut, para sopir dan kernet pun kembali beroperasi. Uang yang dibawa kabur pelaku diperkirakan mencapai Rp 60 juta dari tabungan sopir Rp 1.000 per hari.(ADO)
Saking kesalnya para sopir dan kernet atas sikap pengurus angkutan kota, mereka nyaris merusak angkot milik salah satu pengurus. Beruntung polisi segera datang dan berusaha meredam amarah para sopir serta mengamankan enam unit angkot milik pengurus dari amukan massa.
Akhirnya para sopir ini mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya untuk melaporkan penggelapan uang tersebut. Setelah polisi berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut, para sopir dan kernet pun kembali beroperasi. Uang yang dibawa kabur pelaku diperkirakan mencapai Rp 60 juta dari tabungan sopir Rp 1.000 per hari.(ADO)