Botol berisi beras, uang dan USB sebelum diapungkan ke laut oleh para pembelot Korea Utara di pulau Ganghwa, barat Seoul, Selasa (1/5). Kegiatan secara rutin itu dilakukan dengan harapan bisa terbawa arus hingga ke negeri asal mereka. (AFP/ED JONES)
Aktivis pembelot Korea Utara memasukkan beras, uang dan USB ke dalam botol sebelum dilemparkan ke laut dari pulau Ganghwa di barat Seoul, Selasa (1/5). Kegiatan ini telah dilakukan kelompok aktivis pembelot Korut sejak dua tahun terakhir. (AFP/ED JONES)
Aktivis pembelot Korea Utara bersiap melemparkan botol-botol ke laut dari pulau Ganghwa di barat Seoul, Selasa (1/5). Botol-botol tersebut berisi di antaranya beras, uang, dan stik memori yang menyimpan informasi terkini tentang dunia. (AFP/ED JONES)
Botol berisi beras, uang dan USB sebelum diapungkan ke laut oleh para pembelot Korea Utara di pulau Ganghwa, barat Seoul, Selasa (1/5). USB berisi film, program televisi hingga video K-pop untuk menunjukkan kebebasan di Korea Selatan. (AFP/ED JONES)
Aktivis pembelot Korea Utara melemparkan botol berisi beras, uang dan USB ke laut dari pulau Ganghwa, barat Seoul, Selasa (1/5). Mereka telah melempar ratusan botol informasi tersebut dua kali sebulan selama lebih dari dua tahun terakhir. (AFP/ED JONES)
Aktivis pembelot Korea Utara melemparkan botol berisi beras, uang dan USB ke laut dari pulau Ganghwa, barat Seoul, Selasa (1/5). Tidak ada yang tahu pasti apakah botol yang mereka apungkan dapat tiba dan diterima warga Korea Utara. (AFP/ED JONES)