Peserta memperagakan seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. Ada 8.212 peserta yang memperagakan poomsae, pola gerakan pertahanan dan serangan, tanpa putus serta berkesinambungan. (AP/Lee Jin-man)
Peserta memperagakan seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. Peserta adalah para atlet taekwondo profesional, prajurit angkatan darat, laut, udara dan kepolisian serta kalangan sipil. (AP/Lee Jin-man)
Peserta memperagakan seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. Aksi bertajuk "Taekwondo, enunciation of peace" ini merupakan upaya pemecahan rekor Guinness World Records. (AP/Lee Jin-man)
Peserta memperagakan seni bela diri taekwondo di depan Majelis Nasional Korsel, 21 April 2018. Aksi ini memperingati disahkannya taekwondo sebagai olahraga nasional setelah Majelis Nasional merevisi UU Promosi Taekwondo pada Maret lalu. (AP/Lee Jin-man)
Penampilan tim aerobatik Black Eagles memeriahkan atraksi seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. 8 jet tempur membentuk formasi yin-yang, yang merupakan inti dari bendera Korsel (AP/Lee Jin-man)
Penampilan tim aerobatik Black Eagles memeriahkan atraksi seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. 8 jet tempur membentuk formasi yin-yang, yang merupakan inti dari bendera Korsel (AP/Lee Jin-man)
Penampilan tim aerobatik Black Eagles memeriahkan atraksi seni bela diri taekwondo di depan Gedung Majelis Nasional Korea Selatan, Seoul, 21 April 2018. 8 jet tempur membentuk formasi yin-yang, yang merupakan inti dari bendera Korsel (AP/Lee Jin-man)