Liputan6.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI) pada perdagangan saham sesi I Rabu siang (10/8) tercatat menguat cukup tajam sebesar 3,07% ke level 3.849,769. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 juga menguat 3,49% ke level 683,598. Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini volume perdagangan tercatat sebesar 4,3 miliar lot saham senilai Rp 4 triliun dengan total transaksi sebanyak 103.606 kali. Penguatan IHSG pada perdagangan sesi I ini didorong oleh sektor aneka industri dan konstruksi, yang masing-masing indeksnya naik 5,65% dan 4,00%.
Tercatat sebanyak 234 saham naik, 22 saham turun, dan 39 saham tidak berubah. Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ASII naik 6,0% ke Rp 67.950, saham ITMG naik 4,6% ke Rp 44.750, saham UNTR naik 5,0% ke Rp 24.350, dan saham PTBA naik 4,8% ke Rp 18.700. Sementara saham-saham yang melemah antara lain saham BMTR turun 1,3% ke Rp 770, saham MNCN turun 1,1% ke Rp 930, saham AMFG turun 2,5% ke Rp 7900, dan saham ASRM turun 7,4% ke Rp 1.380.
Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat IHSG pada penutupan perdagangan sesi I hari ini berakhir rebound tajam, seiring dengan pergerakan bursa saham global. Walaupun hari ini menguat tajam, IHSG masih rawan untuk pelemahan lebih lanjut. Rebound tajam yang terjadi hari ini lebih diakibatkan karena kondisi pasar sudah oversold, setelah penurunan tajam beberapa hari terakhir. Harus hati-hati saat ini karena kondisi ekonomi AS dan Eropa masih belum menentu, sehingga sentimen negatif bisa sewaktu-sewaktu kembali mendominasi bursa.(http://www.vibiznews.com/mla)
Tercatat sebanyak 234 saham naik, 22 saham turun, dan 39 saham tidak berubah. Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan akhir sesi I ini antara lain saham ASII naik 6,0% ke Rp 67.950, saham ITMG naik 4,6% ke Rp 44.750, saham UNTR naik 5,0% ke Rp 24.350, dan saham PTBA naik 4,8% ke Rp 18.700. Sementara saham-saham yang melemah antara lain saham BMTR turun 1,3% ke Rp 770, saham MNCN turun 1,1% ke Rp 930, saham AMFG turun 2,5% ke Rp 7900, dan saham ASRM turun 7,4% ke Rp 1.380.
Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat IHSG pada penutupan perdagangan sesi I hari ini berakhir rebound tajam, seiring dengan pergerakan bursa saham global. Walaupun hari ini menguat tajam, IHSG masih rawan untuk pelemahan lebih lanjut. Rebound tajam yang terjadi hari ini lebih diakibatkan karena kondisi pasar sudah oversold, setelah penurunan tajam beberapa hari terakhir. Harus hati-hati saat ini karena kondisi ekonomi AS dan Eropa masih belum menentu, sehingga sentimen negatif bisa sewaktu-sewaktu kembali mendominasi bursa.(http://www.vibiznews.com/mla)