Xpeng Yakin Salip Penjualan Ford di Eropa

Xpeng pasang target ambisius di Eropa dengan membidik penjualan 500 ribu unit per tahun pada 2030. Siap balap Ford dan Tesla lewat produksi lokal.

Diterbitkan 18 Oktober 2026, 15:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Xpeng memasang target ambisius untuk memperluas bisnisnya di Eropa. Perusahaan asal China ini ingin meningkatkan penjualan hingga mampu bersaing dengan merek otomotif mapan, termasuk Ford, dalam beberapa tahun mendatang.

Disitat dari Carscoops, Sabtu (17/10/2026), Xpeng mulai memasuki pasar Eropa pada akhir 2020 dengan memasarkan SUV listrik G3 di Norwegia. Selama sekitar enam tahun beroperasi di kawasan tersebut, Xpeng telah menjual sekitar 60.000 unit mobil.

Dalam pernyataannya di ajang Paris Motor Show yang tengah berlangsung, Chairman Xpeng, He Xiaopeng, mengungkapkan target penjualan global mencapai 1 juta unit per tahun pada 2030. Menariknya, setengah dari total penjualan tersebut diharapkan berasal dari Eropa, atau sekitar 500.000 unit setiap tahun.

Jika target tersebut tercapai, Xpeng berpotensi melampaui penjualan Ford di Eropa. Ford tercatat menjual 426.459 unit mobil di kawasan itu pada tahun sebelumnya. Angka penjualan Xpeng yang ditargetkan juga akan melampaui Opel atau Vauxhall dengan 399.783 unit, dan Tesla sebanyak 238.656 unit.

Sementara itu, jumlah tersebut mendekati penjualan Kia yang mencapai 507.304 unit. Pencapaian ini berpeluang menempatkan Xpeng sebagai salah satu merek otomotif terbesar di Eropa.

Untuk mewujudkan ambisinya, Xpeng tidak berencana sekadar meningkatkan ekspor mobil dari China. He Xiaopeng justru menegaskan fokus perusahaan pada penguatan produksi lokal di Eropa.

Xpeng akan menjalin kerja sama dengan produsen setempat untuk membangun pabrik baru atau memanfaatkan fasilitas produksi yang sudah tersedia.

 

Perkuat Produksi di Eropa

Pabrik tersebut direncanakan memproduksi kendaraan kelas menengah yang memenuhi ketentuan "Made in Europe", termasuk persyaratan penggunaan komponen lokal.

Meski begitu, Xpeng diperkirakan tetap memanfaatkan pasokan suku cadang dari China untuk mempertahankan keunggulan biaya produksi.

Saat ini, perusahaan manufaktur otomotif Magna Steyr telah memproduksi Xpeng G6, G9, dan sedan P7+ di pabriknya di Graz, Austria.

Fasilitas yang sama juga akan menjadi lokasi produksi SUV terbaru Xpeng G9L, model andalan yang tersedia dalam pilihan range extender dan mobil listrik murni.