Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen (VW) tidak menyerah pada van listrik ikonisnya, ID. Buzz. Pabrikan asal Jerman itu memastikan tengah mengembangkan generasi kedua MPV listrik bergaya retro tersebut dengan sejumlah pembaruan signifikan, terutama untuk menekan harga jual yang selama ini dinilai terlalu mahal bagi konsumen.
CEO Volkswagen, Thomas Schäfer, mengonfirmasi pengembangan VW ID. Buzz generasi kedua di sela-sela ajang Paris Motor Show 2026. Mengutip Motor1, Minggu (18/10/2026), Volkswagen menyadari bahwa meskipun desain ID. Buzz memiliki daya tarik tersendiri, banderol harganya masih menjadi tantangan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Karena itu, Volkswagen menyiapkan sejumlah perubahan pada generasi mendatang, mulai dari penggunaan platform baru, teknologi baterai yang lebih ekonomis, hingga pembenahan interior agar lebih praktis digunakan sehari-hari.
Advertisement
Langkah ini diharapkan membuat VW ID. Buzz tidak hanya mengandalkan desain ikonis, tetapi juga menawarkan nilai lebih dari sisi harga, teknologi, dan fungsionalitas.
Salah satu perubahan terbesar pada Volkswagen ID. Buzz generasi kedua adalah penggunaan Scalable Systems Platform (SSP), yang akan menggantikan arsitektur MEB pada model saat ini.
Platform SSP dikembangkan Volkswagen Group untuk mendukung efisiensi manufaktur sekaligus menekan biaya pengembangan kendaraan listrik di berbagai merek dalam grup.
Dengan beralih ke arsitektur tersebut, Volkswagen berharap dapat meningkatkan daya saing ID. Buzz, terutama dari sisi harga jual yang lebih terjangkau.
Selain efisiensi produksi, platform SSP juga diproyeksikan membawa sejumlah peningkatan teknis. Volkswagen menargetkan daya jelajah yang lebih jauh, waktu pengisian daya baterai yang lebih singkat, serta integrasi perangkat lunak yang lebih stabil.
Peningkatan tersebut menjadi penting bagi ID. Buzz generasi kedua, mengingat kendaraan listrik ini diposisikan sebagai MPV yang tidak hanya menawarkan desain menarik, tetapi juga kenyamanan untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.
Â
Pertimbangkan Baterai LFP & Interior Lebih Praktis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374751/original/035489300_1792063402-IMG_3675.webp)
Selain platform baru, Volkswagen juga mempertimbangkan penggunaan teknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) pada ID. Buzz generasi mendatang.
Baterai LFP dikenal memiliki biaya produksi yang relatif lebih ekonomis dibandingkan sejumlah jenis baterai lithium-ion lainnya. Penggunaannya berpotensi membantu Volkswagen menekan harga kendaraan tanpa harus mengorbankan efisiensi produksi.
Strategi ini sejalan dengan upaya pabrikan memperluas pasar kendaraan listrik, terutama di segmen konsumen yang selama ini masih mempertimbangkan harga sebagai faktor utama sebelum beralih ke mobil listrik.
Meski demikian, Volkswagen belum mengungkapkan secara terperinci spesifikasi baterai maupun kapasitas yang akan digunakan pada ID. Buzz generasi kedua.
Pembenahan juga menyasar sektor interior. Volkswagen mengakui bahwa penggunaan tombol geser sensitif sentuhan atau touch-sensitive sliders pada model ID. Buzz saat ini mendapat kritik dari konsumen karena dinilai kurang praktis.
Sebagai respons, ID. Buzz generasi kedua dipastikan akan menggunakan tata letak kabin yang lebih intuitif dengan kembali menghadirkan tombol fisik.
Mengikuti pendekatan pada model terbaru Volkswagen, seperti ID. Polo, ID.3 Neo, dan ID. Tiguan, generasi mendatang ID. Buzz akan mengadopsi kontrol yang lebih mudah dioperasikan.
Tombol fisik untuk pengaturan pendingin udara (AC) dan sakelar individual untuk keempat jendela pintu menjadi bagian dari pembenahan yang disiapkan.
Kehadiran tombol konvensional diharapkan membuat pengoperasian kendaraan lebih mudah, terutama ketika pengemudi harus melakukan penyesuaian selama perjalanan.
Pembenahan ini sekaligus menunjukkan perubahan pendekatan Volkswagen dalam merancang interior kendaraan listrik. Pabrikan tidak lagi hanya mengejar tampilan minimalis dan futuristis, tetapi juga mempertimbangkan kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari.
Â
Advertisement
Desain Retro Tak Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374752/original/083432500_1792063402-IMG_3676.webp)
Dari sisi eksterior, Volkswagen tetap mempertahankan karakter desain ID. Buzz yang menjadi daya tarik utama kendaraan tersebut.
Namun, Kepala Desain Volkswagen, Andreas Mindt, menegaskan bahwa generasi berikutnya tidak akan sekadar mengulang gaya retro Microbus klasik.
Volkswagen ingin menjaga identitas ikonis ID. Buzz tanpa terlalu bergantung pada unsur nostalgia.
Pendekatan ini berkaca pada pengalaman Volkswagen Beetle modern. Penggunaan desain klasik secara berlebihan dinilai berisiko kehilangan daya tarik seiring waktu, terutama ketika konsumen menginginkan sesuatu yang lebih segar.
Dengan demikian, Volkswagen berupaya menghadirkan desain yang tetap memiliki karakter khas, tetapi juga mengikuti perkembangan selera konsumen dan kebutuhan kendaraan modern.
Â
Meluncur Setelah 2028
Di tengah tantangan harga, Volkswagen ID. Buzz sebenarnya menunjukkan perkembangan positif dari sisi penjualan.
Pengiriman global kendaraan ini tercatat meningkat dua kali lipat menjadi 60.700 unit. Angka tersebut terbagi relatif seimbang antara varian penumpang dan kargo.
Peningkatan penjualan tersebut menunjukkan bahwa ID. Buzz memiliki daya tarik di pasar kendaraan listrik, terutama berkat desainnya yang berbeda dari MPV konvensional.
Meski demikian, Volkswagen masih perlu mengatasi persoalan harga agar kendaraan tersebut dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Pengembangan ID. Buzz generasi kedua dengan platform SSP diperkirakan baru terealisasi setelah 2028, dengan peluncuran yang berpotensi mendekati dekade 2030.
Jika rencana tersebut berjalan sesuai target, Volkswagen ID. Buzz generasi mendatang akan membawa kombinasi desain ikonis, teknologi kendaraan listrik yang lebih modern, serta interior yang lebih praktis.
Volkswagen pun berupaya memperkuat posisi ID. Buzz sebagai kendaraan listrik yang tidak hanya menawarkan nostalgia, tetapi juga semakin relevan untuk kebutuhan konsumen masa kini.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374750/original/092047500_1792063401-IMG_3674.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317315/original/085853300_1786008406-Terios_Special_Edition.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136803/original/017275400_1739876612-Jimny_IIMS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315870/original/049043400_1785900014-20260805_101903.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372545/original/084634800_1791882160-136.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374766/original/074968300_1792064959-IMG_3673.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373278/original/056075100_1791962564-143.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375514/original/005921700_1792152136-intro-1792117060.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375028/original/021544500_1792120766-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_09.44.36.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374152/original/089357200_1792038588-IMG_3585.webp)