Liputan6.com, Ilaga: Bentrok antarwarga di Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Ahad (31/7) pagi, dipicu ketidakpuasan atas penyelenggaraan pemilihan bupati. Kepolisian Daerah Papua menyatakan 17 orang tewas dari kelompok pendukung Elvis Tabuni dan kelompok Simon Alom. Selain itu, bentrok juga mengakibatkan puluhan warga luka-luka serta sejumlah kendaraan dan gedung pemerintah rusak.
Untuk mengantisipasi bentrok susulan, Polda Papua langsung meningkatkan pengamanan di Ilaga. Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Wachyono menyatakan dua peleton Brimob masing-masing dari Mimika dan Jayapura telah dikerahkan menuju Ilaga. Meski tidak terjadi letupan, situasi di Ilaga pada Ahad malam masih mencekam [baca: Warga di Puncak Jaya Bentrok, 17 Tewas].(ADO)
Untuk mengantisipasi bentrok susulan, Polda Papua langsung meningkatkan pengamanan di Ilaga. Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Wachyono menyatakan dua peleton Brimob masing-masing dari Mimika dan Jayapura telah dikerahkan menuju Ilaga. Meski tidak terjadi letupan, situasi di Ilaga pada Ahad malam masih mencekam [baca: Warga di Puncak Jaya Bentrok, 17 Tewas].(ADO)