Fahri Hamzah Minta Menteri Kesehatan Klarifikasi soal Dokter Terawan

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, meminta Menkes memberikan klarifikasi terkait praktik cuci otak yang dilakukan dr Terawan.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 05 April 2018, 07:46 WIB
Dokter Terawan tidak merasa pernah mengiklankan diri. (Foto: Liputan6.com/Benedikta Desideria)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Menteri Kesehatan Nila Moeloek memberikan klarifikasi terkait praktik cuci otak yang dilakukan dokter Terawan, yang membuatnya sampai dipecat IDI. Fahri menilai, masalah dokter Terawan ini hanya soal pro kontra aliran baku dan tidak baku dalam bidang kesehatan.

"Ini kan melibatkan dokter pribadi presiden, mbok ya duduk dong Menteri Kesehatannya. Rekonsiliasi dong, apa ini? Tidak boleh mengintervensi hal yang sifatnya scientific ya, tetapi maksud saya, kalau ini dianggap dua aliran pemikiran, ya aliran pemikiran," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Rabu 4 April 2018.

Menurut dia, ada dua pertentangan antara dua aliran pemikiran kesehatan. Pertama, aliran yang alternatif seperti dr Terawan, dan aliran baku seperti organisasi profesi seperti IDI.

"Dugaan saya, ini ada dua struktur. Istilah orang tuh school of thought, aliran pemikiran. Aliran pemikiran, yang seperti dokter Terawan ini. Sama aliran pemikiran struktur organisasi, organisasi profesi kedokteran seperti IDI, dokter saraf dan sebagainya," tutur Fahri.

 

Enggan Berspekulasi

Namun, dia enggan berspekulasi apakah pemecatan ini terkait dengan perebutan posisi Direktur RSPAD atau tidak. Karena itu, dia menyarankan Menteri Kesehatan segera memberikan penjelasan supaya masyarakat tidak bingung.

"Ayolah Menteri Kesehatan, mendudukkan perkaranya gitu. Supaya clear juga di masyarakat," kata Fahri.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya