Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 33 Auction bakal kembali menggelar lelang sejumlah karya maestro lukis Indonesia. Lelang seni bakal dihelat di Hotel Shangri-La, Jakarta, 15 April 2018 mendatang.
Ada sekitar 70 karya seni yang bakal dilelang. Salah satu yang diprediksi bakal menarik minat kolektor, sekaligus bakal dihargai mahal adalah satu-satunya lukisan langka karya maestro lukis Hendra Gunawan.
Advertisement
Diberi judul 'My Life My Story' lukisan sang maestro yang satu ini memang berbeda dari karya-karya lainnya. Pasalnya, sejarah lahirnya lukisan itu berasal dari kisah kelam hidup sang pelukis yang sempat merasakan dinginnya dinding penjara.
Seniman yang wafat pada 17 Juli 1983 dan terkenal karena coretan khas figuratifnya itu melukis sosok dirinya sedang ditemani seekor anjing. Dalam lukisan bernuansa politis itu, secara sarkasme Hendra menyinggung penguasa saat itu.
"Di gambar itu, Hendra mau bicara, jika ingin selamat (di masa dia hidup) pandai-pandailah menjilat. Ini adalah satu-satunya karya Hendra yang kami lelang. Karya ini sangat langka," kata Specialist 33 Auction David Fu yang ditemui di Kawasan Brawijaya, Jaksel, Selasa (27/3/2018).
Selanjutnya
Dia menjelaskan, provenance (asal) lukisan Hendra bisa ditelusuri untuk memastikan keasliannya. Bahkan, bagi pemenang lelang, lanjut dia, bisa mendapatkan karya lukis sekaligus dua lembar foto arsip yang dimiliki kolektor.
"Jadi asal-usul lukisan ini jelas. Dari kolektor asal Surabaya yang juga sahabat baik Hendra," urainya.
Maka itu, menurutnya, lukisan tersebut benar benar memenuhi kriteria untuk layak disebut karya masterpiece dari sang maestro. "Suatu kesempatan yang langka dan jangan sampai dilewatkan oleh para kolektor lukisan. Khususnya kolektor Hendra," imbuhnya.
David juga mengatakan, pentingnya lelang kali ini. "Jika kolektor dan pecinta seni melewatkan kesempatan ini, entah kapan lukisan Hendra dengan kualitas sekaliber ini akan muncul kembali dalam dunia lelang," yakinnya.
Selain lukisan langka karya Hendra Gunawan, juga ada sejumlah karya seni maestro lukis lainnya. "Kami punya enam lukisan AD Pirous, empat lukisan Srihadi Soedarsono, dan beberapa lukisan karya Lee Man Fong," jelas David lagi.